Muktamar PPP
Rumah Mardiono Sepi Usai Muktamar PPP Ricuh dan Saling Klaim Ketua Umum
Rumah Mardiono sepi usai Muktamar PPP ricuh. Kader luka, saling klaim ketum, tudingan kabur dibantah. Apa yang sebenarnya terjadi?
Ringkasan Utama
Pasca kericuhan dalam Muktamar X PPP, suasana rumah Ketua Umum terpilih Muhamad Mardiono di Permata Hijau tampak tertutup rapat dan sepi. Di tengah saling klaim jabatan ketua umum, kubu Mardiono membantah tudingan meninggalkan arena muktamar. Tiga kader luka-luka, dua di antaranya cukup serius.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Kediaman Ketua Umum terpilih Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono, di Jalan Mirah Kencana, kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan, tampak sepi dan tertutup rapat, Senin (29/9/2025).
Pantauan Tribunnews.com pukul 13.30 WIB, tidak terlihat aktivitas kader maupun tamu di rumah berwarna coklat tersebut.
Situasi ini kontras dengan sehari sebelumnya, Minggu (28/9/2025), saat rumah Mardiono masih ramai didatangi sejumlah kader PPP.
Sepinya rumah Mardiono terjadi di tengah memanasnya konflik internal pasca Muktamar X PPP yang digelar Sabtu (27/9/2025).
Kericuhan dalam forum muktamar menyebabkan tiga kader PPP mengalami luka-luka, dua di antaranya cukup serius. Salah satu korban mengalami sobek di bibir hingga mengenai gigi, sementara korban lain menderita sobek di pelipis kanan dan retak pada rahang atas.
Mardiono mengecam keras insiden tersebut.
“Ini tindakan kriminal yang mencederai demokrasi. Kita sedang melaksanakan proses konstitusi untuk memperkuat demokrasi, tapi ada pihak-pihak yang justru merusaknya dengan cara-cara anarkis,” kata Mardiono saat menjenguk korban luka di rumah sakit.
Ia menyatakan telah meminta aparat kepolisian mengusut tuntas pelaku dan memprosesnya secara hukum.
Baca juga: Prabowo Mengaku Lupa Diri Saat Pidato di PBB, Sampai Pukul-Pukul Meja
Di tengah konflik, kubu Mardiono juga membantah tudingan dari pihak Agus Suparmanto dan Romahurmuziy yang menyebut Mardiono meninggalkan arena muktamar.
Ketua DPP PPP Patrika Susana alias Anggie menyebut tuduhan itu menyesatkan.
“Tidak benar jika dikatakan Pak Mardiono meninggalkan arena Muktamar X. Setelah persidangan dinyatakan selesai oleh panitia SC dan OC, kemudian ada konferensi pers, lalu Pak Mardiono bersama jajaran DPP PPP menjenguk korban luka-luka di rumah sakit,” ujar Anggie dalam keterangannya, Senin (29/9/2025).
Ia meminta pihak lawan tidak menyebarkan narasi yang dianggap fitnah. “Pak Mardiono berniat baik tapi malah difitnah. Saya rasa tidak perlu membuat narasi yang benar,” ujarnya.
Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Agus Suparmanto maupun Romahurmuziy terkait klaim ketua umum. PPP masih terbelah dalam klaim kepemimpinan, sementara suasana rumah Mardiono mencerminkan ketegangan politik yang belum reda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Suasana-kediaman-Ketua-Umum-terpilih-PPP-Muhamad-Mardiono-di-Permata-Hijau.jpg)