Sabtu, 25 April 2026

Reaksi Dedi Mulyadi saat Prabowo Berkelakar 'Kalau Brengsek, Saya Usut Kau'

Presiden RI Prabowo Subianto berkelakar ke Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dalam pidatonya saat menghadiri akad massal KPR di Bogor, Senin (29/9/2025).

Tribunnews/Taufik Ismail
PRESIDEN PRABOWO - Presiden Prabowo Subianto Resmikan Akad Massal 26 Ribu Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Cileungsi, Kabupaten Bogor, pada Senin, (29/9/2025). Dalam pidatonya, Presiden RI Prabowo berkelakar ke Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: kalau brengsek saya usut kau, tapi saya yakin kau tidak brengsek. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden RI Prabowo Subianto melemparkan peringatan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam pidatonya saat menghadiri akad massal 26.000 unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Perumahan Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (29/9/2025).

FLPP merupakan dukungan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang pengelolaannya dilaksanakan oleh BP TAPERA.

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga berbicara mengenai kedewasaan dalam persaingan politik.

Menurutnya, tidak ada salahnya bersaing dalam politik. Namun, pihak yang menang harus mengajak yang kalah.

Begitu sebaliknya, pihak yang kalah harus mendukung yang menang. Hal tersebut, demi kepentingan rakyat dan negara. 

Lantas, Prabowo mencontohkan bahwa dirinya tidak masalah bekerja dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Padahal Pramono diketahui kader PDIP, sementara Prabowo adalah Ketua Umum Partai Gerindra.

"Gubernur DKI, partai lain nggak ada masalah, saya bisa kerja sama dengan Pramono Anung. Kalau beliau nggak mau kerja sama, beliau sendiri rugi nanti, rakyatnya marah sama beliau," kata Prabowo, Senin. 

Lantas, Presiden menyinggung soal sosok Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, kader Gerindra.

“Gubernur Jawa Barat kebetulan Gerindra, tapi kalau brengsek saya usut kau. Tapi saya yakin kau tidak brengsek,” ucapnya, disambut riuh peserta.

"Tapi jangan salah, saya tahu ada kader-kader Gerindra yang begitu jadi bupati/wali kota, apa itu istilahnya, petantang petenteng," lanjutnya.

Sementara Dedi Mulyadi tampak beranjak dari tempat duduknya, membungkuk sambil menelungkupkan kedua tangannya, seperti hormat.

Tak lama kemudian, orang nomor satu di Jabar itu, duduk kembali ke posisi awal.

Baca juga: Lemkapi Sebut Tim Transformasi Polri Bakal Memperkuat Komite Bentukan Presiden Prabowo

Saat itu, Dedi Mulyadi duduk bersebelahan dengan Gubernur DKI Pramono Anung.

Dedi Mulyadi dikenal sebagai figur politik yang populer di media sosial. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved