Mushola Ambruk di Sidoarjo
Reruntuhan Ponpes Al Khoziny Capai 1.259 Ton, Evakuasi Butuh 286 Kali Angkut
Material seperti beton, besi, balok, hingga sepeda motor yang hancur akibat tertimpa reruntuhan ponpes Al Khoziny berhasil dibersihkan
Aktivitas di lokasi kejadian pun sudah sepi semenjak Basarnas menghentikan operasi pencarian dan penyelamatan para korban per Senin, lalu.
Posko-posko yang sebelumnya berdiri di sekitar lokasi juga sudah tidak ada.
Semua akses jalan yang sebelumnya ditutup kini juga sudah dibuka kembali.
Sebab sebelumnya jalan itu sempat ditutup total setelah kejadian robohnya bangunan di pesantren Al Khoziny.
Di area TKP, saat ini ditutup menggunakan terpal sehingga tidak terlihat dari luar.
Jumlah Korban
Dari peristiwa ini, total jumlah korban ambruknya bangunan ponpes di Buduran, Sidoarjo mencapai 165 orang.
Dengan rincian 104 korban selamat dan 61 orang meninggal dunia.
Melansir TribunJatim.com, pada Senin (6/10/2025) kemarin, dua korban terakhir berhasil dievakuasi.
Dua korban ditemukan di sektor A2 pada pukul 16.43 WIB, dan satunya ditemukan sekira pukul 17.06 WIB.
Keduanya sama-sama dalam keadaan meninggal dunia.
“Dua jenazah korban itu langsung dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi tim DVI Polda Jatim,” kata Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo.
17 Saksi Dipanggil
Polda Jatim menyelidiki penyebab pasti ambruknya gedung di Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur.
Penyelidikan bakal dilakukan oleh Tim Khusus Gabungan dari Anggota Ditreskrimsus dan Ditreskrimum Polda Jatim, tak terkecuali Satreskrim Polresta Sidoarjo.
Adapun penyelidikan peristiwa tersebut didasarkan pada adanya laporan LP/A/4/IX/2025 SPKT.UNITRESKRIM/POLSEK BUDURAN POLRESTA SIDOARJO/POLDA JAWA TIMUR tanggal 29 September 2025.
Sampai saat ini sebanyak 17 orang sudah diperiksa sebagai saksi oleh penyidik gabungan Polda Jatim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PONPES-AMBRUK-SIDOARJO-AL-KHOZINY-23542sfdgsd.jpg)