Surya Darmadi Buronan KPK dan Kejagung
Surya Darmadi Disebut Datang ke Palma Tower Tanpa Diborgol Sebulan Sekali, Bos Sawit Membantah
Terpidana korupsi penyerobotan lahan kawasan hutan, Surya Darmadi disebut sebulan sekali mendatangi Palma Tower di Jakarta Selatan.
Ringkasan Berita:
- Saksi ungkap narapidana Surya Darmadi datang sebulan sekali ke Palma Tower
- Surya Darmadi tak diborgol saat datang ke Palma Tower
- Surya Darmadi membantah dan mengatakan dirinya hanya berobat ke Siloam
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terpidana korupsi penyerobotan lahan kawasan hutan, Surya Darmadi disebut sebulan sekali mendatangi Palma Tower di Jakarta Selatan.
Hal tersebut diungkap Staff Finance PT Ceria Prima, Yeni Sagita Wijaya saat bersaksi dalam sidang perkara dugaan korupsi perkebunan sawit Kabupaten Indragiri Hulu, Riau periode 2004-2022 yang menjerat 7 korporasi milik Surya Darmadi.
Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Yeni yang dihadirkan sebagai saksi mengaku bosnya pernah datang ke Palma Tower.
Padahal Surya Darmadi saat ini sedang menjalani hukuman penjara setelah divonis bersalah dalam kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang lahan perkebunan sawit di Indragiri Hulu.
"Seingat saya sebulan sekali tahun 2024" ucap Yeni dalam sidang, Jumat (17/10/2025).
Baca juga: Kejagung Segera Ajukan Penerbitan Red Notice untuk Tersangka TPPU Duta Palma Cheryl Darmadi
Mendengar keterangan tersebut, majelis hakim pun mencecar saksi.
Hakim anggota Andi Saputra menanyakan kedatangan Surya Darmadi ke Palma Tower dikawal penjaga Lapas atau tidak.
Mendengar pertanyaan hakim, Yeni mengatakan seharusnya Surya Darmadi mendapat pengawalan dari Lapas.
Baca juga: Korupsi Lahan Sawit, Surya Darmadi Disebut Beli Properti di Australia Pakai Dana Asset Pasific
Masih penasaran, majelis hakim pun menanyakan apakah tangan Surya Darmadi diborgol atau tidak saat datang ke Palma Tower.
Yeni mengatakan Surya Darmadi saat tidak dalam keadaan diborgol.
"Saat saya ketemu tidak, cuman sebentar 5 menit (Ke kantor)," ujar Yeni.
Mendengar keterangan tersebut, Surya Darmadi membantahnya.
Ia mengaku dirinya tidak pernah datang ke Palma Tower ketika dirinya menjalani penahanan di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.
"Saya tidak pernah di Sukamiskin ke kantor. Saya pernah berobat ke Siloam. Mereka datang besuk Saya," ujar Surya Darmadi di persidangan.
Yeni dalam persidangan menerangkan bahwa Rumah Sakit Siloam berseberangan dengan kantor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sidang-perkara-dugaan-korupsi-perkebunan-sawit-di-Kabupaten-Indragiri-Hulu-321.jpg)