Setahun Pemerintahan Prabowo dan Gibran
Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Mata Jokowi: Berjalan Baik, tapi Perlu Evaluasi MBG
Presiden ke-7 RI, Jokowi memberikan penilaiannya terhadap satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka.
"Tetapi juga ada beberapa catatan perbaikan yang memang juga harus menjadi fokus kita untuk kita perbaiki," ucapnya.
Prasetyo kemudian meminta dukungan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran ke depan.
"Mohon doanya saja. Mohon doanya," tuturnya.
Baca juga: Satu Tahun yang Impresif, Menteri Mukhtarudin Puji Capaian Pemerintahan Prabowo-Gibran
Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Dimata Menteri Kabinet Merah Putih
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa turut memberikan penilaiannya terhadap satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Menurut Purbaya, ada sejumlah capaian positif dalam satu tahun kepemimpinan Prabowo-Gibran, terutama bidang ekonomi.
Purbaya juga menyebut dalam satu tahun ini fundamental ekonomi menguat, stabilitas makroekonomi terjaga, dan kesejahteraan meningkat.
Pada Triwulan II-2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia stabil tinggi di 5,12 persen, salah satu tertinggi di antara negara G20.
Baca juga: Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Golkar Minta Perbaiki Tata Kelola Program MBG
Menkeu pun optimistis kinerja ekonomi nasional akan terus membaik hingga akhir tahun.
“Jadi ini semua sebagian angka pertumbuhan triwulan kedua."
"Saya yakin triwulan ketiga akan turun sedikit, tapi enggak apa-apa. Triwulan keempat tumbuhnya akan lebih cepat,” ungkap Purbaya di Jakarta, pada Kamis (16/10/2025), dikutip dari situs resmi Kemenkeu.
Lebih lanjut, menteri yang baru menjabat pada 8 September 2025 itu menilai inflasi terjaga rendah di 2,65 persen (yoy) dengan defisit APBN hanya di 1,56 persen dari PDB.
Pencapaian tersebut termasuk yang terendah di antara negara G20.
Baca juga: Apresiasi Pemerintahan Prabowo-Gibran, Ketua DPD RI: Satu Tahun yang Impresif!
Purbaya menilai capaian itu, tidak lepas dari strategi pengelolaan kas negara melalui penempatan Rp200 T di Bank Himbara yang bertujuan produktif mendukung aktivitas ekonomi.
Dari sisi perdagangan, Indonesia mencatatkan surplus neraca perdagangan selama 64 bulan berturut-turut.
Ada pertumbuhan 45,8 persen sepanjang Januari hingga September 2025. Indikator kesejahteraan masyarakat juga menunjukkan perbaikan.
Tingkat pengangguran turun menjadi 4,76 persen pada Februari 2025, terendah sejak krisis 1998.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Prabowo-Gibran-sss.jpg)