Rabu, 10 Juni 2026

Demo di Jakarta

Tanggapan Ahmad Sahroni Sikapi Putusan MKD DPR

Sahroni menerima dengan lapang dada apa yang menjadi keputusan dan pertimbangan dari MKD.

Tayang:
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
SANKSI SAHRONI DIPERPANJANG - Anggota DPR RI non-aktif dari Fraksi Partai NasDem Ahmad Sahroni saat tiba di Gedung DPR RI, untuk menjalani sidang etik di MKD DPR, di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta Rabu (5/11/2025). Sahroni disanksi perpanjang masa non-aktif selama 6 bulan. 

Politikus dari Partai NasDem itu pun disanksi penonaktifan selama tiga bulan sebagai anggota DPR.

Eko Patrio dinyatakan terbukti melanggar kode etik setelah terekam berjoget saat Sidang Tahunan MPR.

Kasus lima anggota DPR

Lima anggota DPR non aktif tersebut dilaporkan ke MKD terkait tingkah lakunya.

Adapun Adies Kadir dilaporkan terkait pernyataannya soal tunjangan anggota DPR naik sehingga dianggap menyesatkan publik.

Sementara, Nafa Urbach dilaporkan lantaran dianggap menunjukkan sikap hedon dan tamak setelah menyebut kenaikan gaji dan tunjangan anggota DPR sebagai hal pantas.

Kemudian, Uya Kuya dan Eko Patrio dilaporkan lantaran bergjoet saat Sidang Tahunan MPR pada 15 Agustus 2025. Jogetan tersebut dianggap merendahkan marwah lembaga DPR serta tidak empati terhadap penderitaan rakyat.

Sedangkan, Ahmad Sahroni dilaporkan karena menyebut orang yang ingin membubarkan DPR adalah tolol.

Sebelum sidang putusan, MKD telah memanggil saksi dan beberapa ahli untuk dimintai keterangan terhadap para terlapor.

 

 

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved