Banjir Bandang di Sumatera
Bupati Aceh Selatan Jadi Sorotan, Pergi Umrah Setelah Teken Surat Ketidaksanggupan Tangani Bencana
Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, menjadi sorotan publik, terkait dengan isu keberangkatannya umrah pada saat daerahnya tertimpa bencana.
Ringkasan Berita:
- Awal Desember 2025, Kabupaten Aceh Selatan dilanda banjir besar yang merendam belasan kecamatan, ribuan warga terdampak, dan pemerintah daerah mengaku tidak sanggup menangani tanpa bantuan provinsi/pusat.
- Keputusan Bupati: Setelah menandatangani surat ketidaksanggupan (27/11), Bupati Mirwan MS berangkat umrah bersama keluarga pada 2/12, saat warga masih mengungsi.
- Foto keberangkatan umrah muncul dari unggahan agen travel, memicu perdebatan luas di Banda Aceh dan sekitarnya.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nama Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, menjadi sorotan publik, terkait dengan isu keberangkatannya umrah pada saat daerahnya tertimpa bencana.
Perjalanannya tersebut dianggap tidak sensitif terhadap kondisi darurat yang dialami warganya.
Awal Desember 2025, Kabupaten Aceh Selatan dilanda banjir besar yang merendam belasan kecamatan.
Ribuan warga terdampak, rumah-rumah terendam, dan pemerintah daerah bahkan mengeluarkan surat resmi yang menyatakan tidak sanggup menangani bencana tanpa bantuan dari pemerintah provinsi maupun pusat.
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS pun memilih untuk melaksanakan ibadah umrah setelah menerbitkan surat ketidaksanggupan dalam penanganan tanggap darurat banjir dan longsor yang menerjang 11 kecamatan di wilayahnya.
Surat itu diterbitkan Mirwan pada Kamis (27/11) bernomor 360/1315/2025. Lima hari setelah itu, tepat nya Selasa (2/12/2025) Mirwan justru pergi umroh memboyong keluarganya di tengah masih adanya warga di kawasan Trumon mengungsi di tenda pengungsian.
Informasi ini pertama kali muncul melalui unggahan sebuah agen travel umrah di media sosial, yang menampilkan foto Mirwan bersama istrinya berpose di Mekkah.
Unggahan itu segera viral dan memicu perdebatan luas di Banda Aceh dan sekitarnya.
Klarifikasi dari Bupati
Setelah kritik meluas, Mirwan MS mengunggah konten di media sosialnya — mengklaim bahwa ia sudah meninjau lokasi bencana 4 hari sebelum berangkat umrah. Ia menyatakan bahwa kondisi di sebagian wilayah sudah “membaik” dan tidak separah daerah lain.
Menurutnya, memilih umrah bertepatan dengan ulang tahun istrinya merupakan urusan pribadi.
Namun banyak yang tetap menilai bahwa alasannya kurang relevan dalam kondisi darurat kolektif.
Mengapa Ini Jadi Sorotan Nasional?
- Kasus ini bukan sekadar tentang urusan pribadi seorang pejabat — melainkan soal kepemimpinan di tengah krisis:
- Banyak warga yang kehilangan rumah, akses, layanan publik, dan membutuhkan bantuan. Kehadiran sosok petinggi di lokasi dianggap penting untuk koordinasi dan moral publik.
- Penandatanganan surat ketidaksanggupan menunjukkan bahwa situasinya serius — seharusnya menjadi alarm untuk hadir dan memprioritaskan penyelamatan, pemulihan, dan bantuan.
- Tapi publik mencermati bahwa sang bupati justru memilih jalan umrah — yang bagi sebagian besar dianggap sebagai lari dari tanggung jawab. Karena itulah muncul ketidakpercayaan dan kritik terhadap komitmen dan empatinya sebagai pemimpin.
Profil Mirwan MS
Mirwan MS adalah Bupati Aceh Selatan periode 2025-2030, dari partai Gerindra. Ia dilantik pada 17 Februari 2025, setelah memenangkan Pilkada 2024.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/mirwan-ms-umrah.jpg)