Banjir Bandang di Sumatera
Megawati Ancam Pecat Kader PDIP jika Korupsi Dana Donasi Bencana Sumatera
Megawati menegaskan, dirinya tak akan segan untuk memecat kader PDIP apabila melakukan korupsi.
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, mengingatkan kader partainya agar tidak mengkorupsi dana donasi untuk korban banjir dan longsor di Sumatera.
Hal ini disampaikan Megawati dalam acara peringatan Hari Ibu yang digelar PDIP di Ballroom Jayakarta, Gedung Nyi Ageng Serang, Jakarta Selatan, Kamis (18/12/2025).
Baca juga: Menteri ESDM Cek Posko Bencana Aceh, Pastikan Bantuan dan Dukungan PLN Berjalan Maksimal
Megawati menegaskan, dirinya tak akan segan untuk memecat kader PDIP apabila melakukan korupsi.
"Awas lho ibu-ibu, kalau nyumbang-nyumbang Rp 10 (Miliar), Rp 5 (Miliar) masuk sini (kantong), saya pecat kalian tahu," kata Megawati.
Baca juga: Diapresiasi Gubernur, Listrik Pelanggan Terdampak Bencana di Sumatra Barat Capai 99,8 Persen
Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini meminta para kadernya untuk berempati kepada para korban.
"Ke mana perikemanusiaan kalian? Kalian tidak melihat anak-anak seperti apa? Coba bayangkan kalau kita yang mengalami di situ bagaimana? Kita nih enak-enakan lho duduk di sini. Jadi kalau saya, saya enggak mau ngomong. Karena nanti wah Bu Mega sudah menyumbangnya segini-segini, nggak," ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPP PDIP yang juga Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno mengungkapkan, total donasi yang dikumpulkan sampai hari ini berjumlah Rp 3,2 miliar dan akan terus dibuka hingga tanggal 22 Desember 2025.
"Hari ini tadi terkumpul Rp 3,2 M," ungkapnya.
Pantauan Tribunnews.com, acara bertajuk “Merawat Pertiwi: Perempuan Tangguh, Pertiwi Utuh” ini dihadiri Ketua DPP PDI Perjuangan Bintang Puspayoga, Eriko Sotarduga, dan Puti Guntur Soekarnoputri.
Dalam acara ini, Megawati juga meluncurkan dua buku berjudul "Rahasia Rasa Nusantara" dan "Pedoman Pelatihan Perempuan Penggerak Akar Rumput".
Megawati juga memberikan apresiasi khusus kepada tiga perempuan veteran Indonesia: Sriatun, Sofiatun, Ibu Murtinah atas dedikasi luar biasa mereka dalam sejarah perjuangan bangsa.
Tak hanya veteran, Megawati juga memberikan apresiasi kepada dua tokoh inspiratif perempuan, yakni Mahariah, penjaga lingkungan dari Kepulauan Seribu, serta Maria Loretha, pejuang pangan asal Nusa Tenggara Timur (NTT).
Baca juga: Korban Tewas Imbas Bencana Sumatra Kini 1.068 Jiwa, 190 Orang Hilang
Ketangguhan perempuan masa kini ditampilkan melalui fashion show unik yang melibatkan para pekerja dari berbagai lini profesi.
Megawati, yang didampingi oleh Bintang Puspayoga dan Rano Karno, tampak antusias menyaksikan satu per satu model melenggang dengan pakaian kerja mereka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/megawati-hari-ibuuuuu.jpg)