Rabu, 15 April 2026

OTT KPK di Bekasi

KPK Geledah Rumah Sarjan Penyuap Bupati Bekasi Ade Kuswara

Penggeledahan penyidik KPK dilakukan di rumah Sarjan yang berlokasi di Kampung Gabus Sangkil, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. 

Editor: Wahyu Aji
Kolase Tribunnews.com/Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama/Ibriza/Tribunnews
ROMPI ORANYE KPK - Konferensi pers Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kegiatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan suap proyek di Kabupaten Bekasi, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (20/12/2025). KPK menetapkan Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang dan ayah kandungnya, HM Kunang serta pihak swasta bernama Sarjan tersangka kasus dugaan suap, Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (20/12/2025). Gaya Bupati Bekasi Ade Kuswara dan ayahnya Abah Kunang saat tampil jadi tersangka KPK, rompi oranye dan kompak pakai penutup kepala.  

Ringkasan Berita:
  • KPK geledah rumah Sarjan, terduga pemberi suap Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HM Kunang.
  • Ditemukan upaya penghilangan jejak.
  • Skema suap ijon Rp9,5 miliar.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bergerak secara maraton dalam mengusut kasus dugaan suap ijon proyek di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi. 

Setelah menyasar kantor pemerintah dan rumah pribadi Bupati, penyidik kini menggeledah kediaman tersangka pemberi suap, Sarjan (SRJ), pada Rabu (24/12/2025).

Penggeledahan dilakukan di rumah Sarjan yang berlokasi di Kampung Gabus Sangkil, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. 

Langkah ini merupakan upaya paksa lanjutan untuk melengkapi barang bukti terkait kasus yang menjerat Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, dan ayahnya, HM Kunang.

Tindakan di rumah Sarjan ini merupakan rangkaian dari penggeledahan yang dilakukan tiga hari berturut-turut. 

Sebelumnya, penyidik telah menyita sejumlah dokumen penting dan Barang Bukti Elektronik (BBE) dari lokasi lain.

Dalam pemeriksaan BBE berupa ponsel yang disita sebelumnya, KPK menemukan fakta mengejutkan adanya upaya penghilangan jejak. 

Sejumlah percakapan dalam ponsel tersebut diketahui telah dihapus.

"KPK akan menelusuri siapa pemberi perintah untuk menghilangkan jejak-jejak komunikasi tersebut," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

Selain bukti elektronik, fokus penggeledahan juga menyasar dokumen terkait proyek pengadaan tahun 2025 dan rencana pekerjaan tahun 2026. 

Hal ini sejalan dengan peran Sarjan sebagai pihak swasta yang rutin mendapatkan paket pekerjaan di lingkungan Pemkab Bekasi melalui mekanisme ijon.

Siapakah Sarjan?

Ternyata dia bukan orang sembarangan di Kabupaten Bekasi.

Sarjan selama ini dikenal sebagai tokoh masyarakat sekaligus kontraktor lokal di kawasan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.

Meski demikian, Sarjan juga dekat dengan dunia politik.

Ia pernah digadang-gadang maju sebagai calon Wakil Bupati Bekasi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, meski berakhir gagal.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved