Banjir Bandang di Sumatera
Prabowo Baru Kunjungi Wilayah Terdampak Bencana Sumatra, Aktivis Virdian Aurellio: Itu Bare Minimum
Virdian Aurellio mendesak Presiden RI Prabowo Subianto agar berkantor di wilayah terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra.
"Karena kalaupun Bapak niatnya baik, masalahnya bawahan-bawahan Bapak ini banyak yang memang 'Asal Bapak Senang,' itu fakta," kata Virdian.
"Jadi bikinlah, Pak mereka semua kelimpungan, bikin mereka semua jadi harus ribet, harus gerak, harus kerja."
"Karena Bapak lihat langsung di sana, pembangunan jembatan, Bapak monitoring tiap hari, akses darat, pemberian beras, pemulihan pertanian, ekonomi, termasuk bagaimana mencegah bencana berikutnya yaitu adalah wabah penyakit, mafia tanah, dan kehilangan mata pekerjaan. Itu juga sama mengerikannya buat masyarakat di sana."
Update Bencana Sumatra: 1.141 Orang Tewas
Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Selasa (30/12/2025) menunjukkan, ada 1.141 orang meninggal dunia, 163 orang dilaporkan hilang, dan 399.200an warga terpaksa harus mengungsi.
Bencana di Sumatra juga mengakibatkan ratusan ribu rumah, fasilitas umum, bangunan, dan tempat ibadah hancur atau mengalami kerusakan.
Rinciannya, kerusakan dialami oleh 166.925 rumah, 3.188 fasilitas pendidikan, 803 rumah ibadah, 215 fasilitas kesehatan, 80 jalan, dan 34 jembatan di 52 kabupaten/kota terdampak.
(Tribunnews.com/Rizki A.)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Presiden-Prabowo-Subianto-di-agam-aa.jpg)