Senin, 4 Mei 2026

JDF Asia Pasifik Serukan Seluruh Negara Tolak Pengakuan Israel atas Somaliland

Jazuli Juwaini, mengecam keras pengakuan sepihak Israel terhadap Somaliland sebagai negara merdeka yang memisahkan diri.

Tayang:
Editor: Wahyu Aji
Istimewa
Presiden Forum Keadilan dan Demokrasi (JDF) Asia Pasifik, Dr. Jazuli Juwaini, mengecam keras pengakuan sepihak Israel terhadap Somaliland sebagai negara merdeka yang memisahkan diri dari kedaulatan Republik Federal Somalia. 

Ringkasan Berita:
  • JDF Asia Pasifik menilai tindakan Israel mengakui Somaliland merupakan pelanggaran serius dan terang-terangan terhadap hukum internasional serta Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). 
  • Langkah Israel ancaman stabilitas, keamanan, dan perdamaian kawasan Afrika. 
  • Jazuli Juwaini berjanji kepada seluruh negara di dunia untuk bersatu padu menolak klaim sepihak Israel atas kemerdekaan Somaliland

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Forum Keadilan dan Demokrasi (JDF) Asia Pasifik mengecam keras
pengakuan sepihak Israel terhadap Somaliland sebagai negara merdeka yang memisahkan diri dari kedaulatan Republik Federal Somalia.

Presiden JDF Asia Pasifik, Dr. Jazuli Juwaini, mengutuk tindakan Israel yang merupakan pelanggaran serius dan terang-terangan terhadap hukum internasional serta Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). 

Dimana, hukum internasional dan Piagam PBB secara tegas menjunjung tinggi prinsip integritas dan integritas wilayah negara berdaulat.

Menurut Jazuli Juwaini, langkah provokatif Israel ini tidak hanya mencederai kedaulatan Somalia, tetapi juga mengancam stabilitas, keamanan, dan perdamaian kawasan Afrika. 

Setelah menghancurkan tatanan damai di Timur Tengah melalui penjajahan brutal atas Palestina, Israel kini kembali menunjukkan wajah agresifnya dengan mengoyak kedamaian Afrika.

“Dunia internasional tidak boleh diam. Israel adalah negara yang berulang kali melanggar hukum internasional, menginjak-injak prinsip kemanusiaan, keadilan, dan perdamaian global. Negara zionis ini harus dihentikan,” tegas Jazuli yang juga menjabat sebagai Utusan Tetap Parlemen Dunia (IPU) untuk Timur Tengah dikutip, Senin (30/12/2025). 

Lebih keji dan tidak berperikemanusiaan, terungkapnya indikasi kuat bahwa pengakuan Israel atas Somaliland dikaitkan dengan rencana pemindahan paksa warga Gaza ke wilayah tersebut. 

Jazuli menegaskan bahwa konspirasi jahat ini harus diwaspadai dan ditolak secara total, karena Israel telah berulang kali membuktikan menggunakan segala cara—termasuk cara-cara paling kejam—demi memenuhi ambisi ekspansionisme dan kolonialisme.

Sebagai Anggota DPR RI Fraksi PKS, Jazuli mengirim ke seluruh negara di dunia untuk bersatu padu menolak klaim sepihak Israel atas kemerdekaan Somaliland

Ia menyatakan rasa syukur sekaligus penghargaan karena hingga saat ini tidak ada satu pun negara yang mengikuti langkah sesat Israel, dan sebaliknya, komunitas internasional tetap menolak klaim ilegal yang secara nyata bertentangan dengan hukum internasional.

“Sikap menegaskan dunia adalah benteng terakhir untuk menjaga perdamaian dan perdamaian global. Israel merupakan ancaman serius bagi dunia dan harus dihentikan,” tutupnya.

Dikutip dari Tribunnews.com, sebanyak 21 negara, organisasi, dan entitas Arab, Islam, serta Afrika secara tegas mengutuk langkah Israel yang mengakui kedaulatan Somaliland, sebuah wilayah yang selama ini diklaim sebagai bagian dari Republik Federal Somalia.

Pernyataan bersama tersebut ditandatangani oleh Arab Saudi, Mesir, Turki, Iran, Pakistan, Qatar, Yordania, Aljazair, Irak, dan Kuwait.

Kemudian diikuti Oman, Libya, Palestina, Somalia, Sudan, Yaman, Komoro, Djibouti, Gambia, Maladewa, Nigeria, serta Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved