Kamis, 15 Januari 2026

HUT & Rakernas PDIP 2026

Pengamat Sebut Rakernas PDIP Krusial Hadapi PSI dan Gerindra di Jawa Tengah

Pengamat politik Arifki Chaniago menilai, momentum Rakernas PDI Perjuangan perlu dijadikan wadah untuk membaca ulang peta politik di Jawa Tengah. 

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Wahyu Aji
Tribunnews.com/Chaerul Umam
RAKERNAS PDIP - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, tiba di arena Rakernas PDIP, di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta Utara, Minggu (11/1/2026), dengan menampilkan senyuman kepada para kader dan awak media. Adapun pada hari ini merupakan hari kedua penyelenggaraan Rakernas PDIP. (Tribunnews.com/ Chaerul Umam) 

Ringkasan Berita:

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat politik Arifki Chaniago menilai, momentum Rakernas PDI Perjuangan perlu dijadikan wadah untuk membaca ulang peta politik di Jawa Tengah

Ia menerangkan Jawa Tengah selama ini bukan hanya lumbung suara PDIP, tetapi juga basis simbolik dan organisatoris.

Sehingga setiap pernyataan politik yang menyasar wilayah ini termasuk dari PSI, perlu dibaca secara struktural, bukan sekadar kompetisi elektoral biasa. 

Arifki melihat ada ancaman utama terhadap PDIP di Jawa Tengah yang tidak bisa dibaca tunggal.

Di balik ekspansi PSI, ada Partai Gerindra sebagai partai penguasa yang memiliki sumber daya, jejaring elite, dan kontrol agenda nasional. 

“PSI menguji ruang simbolik, Gerindra menguji struktur kekuasaan. Keduanya berbeda level, tetapi saling berkaitan,” ujar Arifki kepada wartawan, Minggu (11/1/2026).

Menurutnya Rakernas PDIP menjadi agenda penting karena akan memperlihatkan prioritas respon politik partai. 

Jika Rakernas menekankan konsolidasi kader, penguatan basis akar rumput, dan komitmen terhadap Pilkada langsung, maka sinyalnya PDIP sedang memperkuat pertahanan struktural menghadapi kekuatan besar. 

Sebaliknya, jika narasi lebih diarahkan pada adu simbol dan citra, maka PSI kemungkinan dibaca sebagai lawan yang perlu direspons lebih cepat.

Arifki menilai, sikap PDIP di tingkat nasional akan sangat memengaruhi pembacaan situasi ini. PDIP yang memilih oposisi tegas cenderung menjaga Jawa Tengah sebagai basis politik utama. 

Sementara jika PDIP masih membuka ruang kompromi nasional, maka fokus pertahanan daerah berpotensi terbagi, memberi ruang kompetisi yang lebih terbuka.

Baca juga: Perolehan Suara PSI di Jateng Tahun 2019 dan 2024, Kaesang Targetkan 2029 Jateng Jadi Kandang Gajah

“Dalam politik, perubahan besar sering diawali bukan oleh kekalahan, tetapi oleh kelengahan membaca perubahan peta,” ucap Arifki.

Pernyataan Kaesang

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menargetkan Jawa Tengah (Jateng) menjadi "kandang gajah" pada Pemilu 2029. Gajah yang dimaksud Kaesang ialah gajah pada logo terbaru PSI.

“Jawa Tengah ini kandang gajah. PSI hadir untuk masyarakat Jawa Tengah. Tolong bantu kami bekerja dan bergerak bersama menuju Pemilu 2029,” kata Kesang dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) sekaligus pelantikan pengurus baru DPW dan DPD PSI se-Jawa Tengah di Hotel Sunan Solo, Kota Solo, Jateng, Kamis, (8/1/2026).

Kaesang mengatakan terdapat kemajuan pesat perolehan kursi partai berlambang gajah itu di tingkat kota/kabupaten maupun provinsi di Jateng.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved