Jumat, 15 Mei 2026

OTT KPK di Madiun

KPK Periksa Intensif Wali Kota Madiun Maidi dan 8 Orang Lainnya usai Terjaring OTT

Maidi tiba di markas lembaga antirasuah tersebut sekitar pukul 22.36 WIB, Senin (19/1/2026). 

Tayang:
Editor: Erik S
Tribunnews.com/TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN/Kolase Pemkot Madiun
OTT MADIUN - Wali Kota Madiun. Wali Kota Madiun Maidi tiba di Gedung Merah Putih KPK usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta, Senin (19/1/2026) malam. Wali Kota Madiun Maidi terjaring OTT KPK dalam kasus dugaan fee proyek dan dana CSR di wilayah Kota Madiun. Wali Kota Madiun Maidi dengan sederet kontroversinya sebelum terjaring OTT KPK, mulai dari ancam potong gaji PNS hingga larang hajatan prasmanan. 

 

Ringkasan Berita:
  • KPK memeriksa Wali Kota Madiun Maidi dan delapan orang lainnya setelah operasi tangkap tangan terkait dugaan korupsi di Jawa Timur.
  • Kasus ini diduga berkaitan dengan fee proyek infrastruktur dan penyalahgunaan dana CSR, dengan barang bukti uang ratusan juta rupiah.
  • Perkara telah naik ke tahap penyidikan dan KPK segera mengumumkan status hukum para pihak.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini masih terus melakukan pemeriksaan maraton terhadap Wali Kota Madiun, Maidi, beserta delapan orang lainnya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. 

Pemeriksaan ini dilakukan menyusul operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di wilayah Jawa Timur terkait dugaan rasuah.

"Malam tadi sejumlah 9 orang dibawa ke Jakarta untuk dilanjutkan pemeriksaannya secara intensif di gedung KPK Merah Putih. Saat ini para pihak tersebut masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Selasa (20/1/2026).

Berdasarkan pantauan Tribunnews.com di lokasi, Maidi tiba di markas lembaga antirasuah tersebut sekitar pukul 22.36 WIB, Senin (19/1/2026). 

Ia dibawa menggunakan mobil Toyota Innova Reborn hitam setelah diterbangkan dari Bandara Juanda menuju Soekarno-Hatta.

Penampilan orang nomor satu di Madiun itu tampak mencolok dengan setelan serba biru; mengenakan jaket biru, topi biru, celana hitam, serta menenteng tas besar berwarna senada. 

Meski tengah menghadapi proses hukum, Maidi terlihat tenang dan sempat melempar senyum kepada awak media.

Saat dikonfirmasi mengenai penangkapannya, Maidi memberikan pernyataan singkat mengenai kinerjanya selama memimpin Madiun.

"Saya tidak pernah lelah membangun Kota Madiun. Kalau ada kekurangan, doakan saja," ucap Maidi di lobi Gedung KPK.

Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR

Selain Maidi, KPK juga turut memeriksa Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Madiun, Thariq Megah, serta seorang rekanan kepercayaan wali kota. 

OTT MADIUN - Walikota Madiun Maidi tiba di Gedung Merah Putih KPK usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta, Senin (19/1/2026) malam. Walikota Madiun Maidi terjaring OTT KPK dalam kasus dugaan fee proyek dan dana CSR di wilayah Kota Madiun. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
OTT MADIUN - Walikota Madiun Maidi tiba di Gedung Merah Putih KPK usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta, Senin (19/1/2026) malam. Walikota Madiun Maidi terjaring OTT KPK dalam kasus dugaan fee proyek dan dana CSR di wilayah Kota Madiun. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Enam orang lainnya digiring masuk melalui pintu belakang gedung.

Pemeriksaan ini diduga kuat berkaitan dengan praktik korupsi dalam pelaksanaan proyek infrastruktur serta penyalahgunaan dana sosial perusahaan.

"Peristiwa tertangkap tangan ini diduga terkait dengan fee proyek dan dana CSR di wilayah Kota Madiun," ujar Budi. 

Dalam operasi senyap ini, tim KPK juga mengamankan barang bukti uang tunai yang nilainya ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved