Pasha Anggap Kemen PPPA Tak Punya Program Pemberdayaan Perempuan, Wamen Veronica Tan: Masih Belajar
Pasha mengkritik Kemen PPPA tidak memiliki program pemberdayaan perempuan. Wamen Veronica Tan lantas menjawab masih belajar.
Namun, ketika masih melakukan penjelasan, Pasha tiba-tiba memotong penjelasan Veronica Tan dan menganggapnya tidak memahami fungsi dari Kementerian PPPA.
Pasha pun akhirnya menganggap Kementerian PPPA layaknya Komnas Perempuan karena hanya mengurusi kasus hukum terkait perempuan alih-alih memiliki program pemberdayaan perempuan.
"Dari penjelasan Ibu Wamen, kok saya melihat ini keluar dari koridor. Ini sebenarnya kita paham nggak sama rapat ini. Apa yang dijelaskan oleh Ibu Wamen itu seperti apa yang dilakukan Komnas Perempuan."
"Coba kita pahami dulu deh, definisi pemberdayaan perempuan ini apa sebenarnya. Dari tadi ini kita berbicara tentang perlindungan hukum, advokasi. Jadi seperti yang saya bilang tadi (Kementerian PPPA) ini polres atau apa. Loh apa bedanya sama Komnas Perempuan," ujar Pasha.
Dia lantas menjelaskan bahwa tugas pokok Kementerian PPPA yakni memberdayakan perempuan tanpa memandang usia secara ekonomi.
Baca juga: Kawal Kasus Pornografi Pedofilia Internasional, Kemen PPPA Siapkan Saksi Ahli
Sehingga, sambung Pasha, Kementerian PPPA bisa berkoordinasi ke kementerian atau lembaga lain seperti BUMN atau perbankan.
"Di dapil saya, Kementerian PPPA ini selalu menjadi pertanyaan. Di Jakarta juga, banyak lansia yang tidak produktif lagi. Kementerian PPPA juga nggak pernah sentuh," katanya.
Lalu, Veronica Tan menjawab kritikan dari Pasha itu dengan menyebut masih belajar untuk mengemban tugas sebagai Wamen PPPA.
"Hehehe, kasih kita kesempatan pak, kan kita juga baru pak. Ibu menteri dan Ibu Wamen ini masih baru pak."
"Jadi kita masih perlu loading, kita masih perlu belajar bareng, tapi kami mengapresiasi banget karena kami di-support sama Komisi VIII," jawab Veronica Tan.
(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pasha-Kritik-Kemen-PPPA-soal-Tak-Ada-Program-Pemberdayaan-Perempuan.jpg)