Senin, 13 April 2026

Berry Sidabutar: RAC DPC Sudah Mulai, Saatnya Ketua DPC Maju Calon Ketua Umum Peradi RBA

Saat ini tinggal dua calon, dari yang awalnya empat bakal calon, yang akan berebut kursi Peradi RBA-1, salah satunya Halomoan Sianturi itu. 

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Erik S
HO/IST/istimewa
MUNAS - Perhimpunan Advokat Indonesia Rumah Bersama Advokat (Peradi RBA) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) pada 24-25 April 2026 untuk memilih Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) baru pengganti Luhut MP Pangaribuan. 

Ringkasan Berita:
  • Peradi RBA akan menggelar Munas pada 24–25 April 2026 untuk memilih Ketua Umum DPN baru, dengan proses penjaringan calon yang telah menyisakan dua kandidat dari sebelumnya empat orang.
  • Munas ini untuk menggantikan Luhut MP Pangaribuan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  - Perhimpunan Advokat Indonesia Rumah Bersama Advokat (Peradi RBA) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) pada 24-25 April 2026 memilih Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) baru pengganti Luhut MP Pangaribuan.

Rapat Anggota Cabang (RAC) pertama sudah dimulai oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta dan DPC Peradi Kota Ambon, Maluku. RAC tersebut hanya mencalonkan satu nama, yaitu B Halomoan Sianturi SH MH.

Saat ini tinggal dua calon, dari yang awalnya empat bakal calon, yang akan berebut kursi Peradi RBA-1, salah satunya Halomoan Sianturi itu. 

Advokat senior Bert Nomensen Sidabutar SH MH alias Berry Sidabutar mengatakan Halomoan Sianturi siap maju dan bertarung hingga final demi memperebutkan kursi Peradi RBA-1.

Halomoan Sianturi diketahui saat ini menjabat Ketua DPC Peradi Jakarta Selatan.

"Saya nilai dia sangat mantap dan mumpuni serta lengkap atau paket komplet yang istimewa. Dari DPC untuk Indonesia," kata Berry Sidabutar, Senin (2/2/2026).. 

Ia juga menilai, jiwa petarung dan strategi Halomoan Sianturi yang akan membangun Peradi dari akar rumput sangat tepat. 

Selama bertahun-tahun, kata Berry, Halomoan memperlihatkan cara kerja yang berbeda dari kebanyakan tokoh organisasi dan calon lainnnya, yakni tidak langsung melompat ke pusat (pernah menjadi Pengurus DPN), tetapi membangun kekuatan dari struktur terbawah.

Berry pun mendukung Halomoan yang kepemimpinannya tidak dimulai dari panggung, tetapi dari konsistensi melayani anggota di akar rumput atau grass roots. 

Halomoan dan Berry satu alamamater di Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta angkatan tahun 1981, dan perjalanan karier Halomoan tidak dimulai dari dunia orasi atau pun opini publik, tetapi dari disiplin ketat dunia korporasi. 

Hampir dua dekade pria kelahiran Banyuwangi, Jawa Timur, tahun 1960 itu menghabiskan sebagai kepala divisi hukum di berbagai institusi keuangan, dari Bank Artha Graha hingga perusahaan pembiayaan dan sekuritas nasional dan investasi serta otomotif. 

Pengalaman itu telah  membentuknya sebagai figur yang rapi, sistematis, dan memahami pentingnya tata kelola administrasi yang akuntabel.

"Sehingga layak dan tepat untuk dipilih menjadi Ketua Umum DPN Peradi di akhir bulan April 2026 menggantikan Luhut Pangaribuan," tutur Berry. 

Halomoan tercatat sebagai pendiri dan dua periode menjadi Ketua DPC Peradi RBA Jaksel di mana biaya pendiriannya 100 persen menggunakan uang pribadinya. 

Baca juga: Peradi Bersatu Pertimbangkan Restorative Justice untuk Eggi Sudjana, Tegaskan Ijazah Jokowi Asli

Menurut Berry, momentum besar datang ketika Halomoan kembali ke dunia advokasi murni dan mendirikan Halomoan Sianturi & Partners (HSP Law Firm) tahun 2003. 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved