Sabtu, 30 Mei 2026

OTT KPK di Depok

Begini Penampakan Rumah Dinas Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Dikelilingi Pagar 2 Meter

Pasca OTT KPK, rumah dinas Ketua & Wakil Ketua PN Depok tampak sepi, gerbang terkunci rapat tanpa aktivitas di dalam.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
TRIBUN DEPOK
OTT KPK DI DEPOK - Kondisi rumah dinas Ketua PN Depok, I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua PN Depok, Bambang Setyawan tampak sepi dan terkunci pada Sabtu (7/2/2026). Sebelumnya, KPK melakukan OTT di rumah dinas tersebut pada Kamis (5/2/2026) malam. (TribunnewsDepok.com/M Rifqi Ibnumasy) 

Ringkasan Berita:
  • Pasca OTT KPK terhadap Ketua PN Depok I Wayan Eka Mariarta dan Wakilnya Bambang Setyawan, rumah dinas keduanya di Jalan Taman Anyelir 2, Cilodong tampak sepi. 
  • Gerbang terkunci rapat dengan gembok besar, tanpa aktivitas terlihat dari luar. 
  • Warga sekitar menyebut Ketua PN terakhir terlihat pada Kamis siang sebelum rumah ditutup. 
  • Keduanya kini ditetapkan sebagai tersangka kasus suap eksekusi lahan senilai Rp850 juta bersama tiga pihak lain.

TRIBUNNEWS.COM - Pasca operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua Bambang Setyawan, rumah dinas keduanya di Jalan Taman Anyelir 2, Cilodong, Depok tampak sepi pada Sabtu (7/2/2026).

Pantauan di lokasi sekitar pukul 09.44 WIB, gerbang rumah dinas terlihat terkunci rapat tanpa aktivitas mencolok dari luar.

Rumah tersebut diketahui menjadi tempat tinggal dinas bagi Wayan Eka Mariarta dan Bambang Setyawan, yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait pengurusan eksekusi lahan di PN Depok.

Baca juga: MA Segera Gelar Rapat Pimpinan Usai Ketua dan Wakil Ketua PN Depok Terjaring OTT KPK

Suasana Rumah Dinas Ketua dan Wakil Ketua PN Depok

Rumah dinas itu berada di Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, tepat di kawasan Jalan Taman Anyelir 2 dan bersebelahan dengan SMK Multicomp.

Dari arah Jalan Kalimulya, lokasi rumah dinas Ketua dan Wakil Ketua PN Depok terletak di sisi kiri jalan, tidak jauh dari pintu masuk kawasan perumahan.

Bangunan rumah dikelilingi pagar tembok setinggi sekitar dua meter dengan dominasi warna krem dan garis kuning.

Pada akses masuk terdapat pintu pagar besi dorong berwarna hitam.

Gerbang tampak digembok menggunakan kunci besar sehingga tidak dapat dimasuki.

Wartawan sempat memanggil dari luar pagar untuk memastikan keberadaan penghuni, namun tidak ada jawaban.

Melalui celah pagar, terlihat terdapat dua bangunan rumah dengan model dan tipe yang sama persis. Keduanya memiliki halaman luas serta kanopi yang menjorok ke bagian depan.

Luas rumah dinas diperkirakan mencapai sekitar 900 meter persegi, namun bangunannya hanya terdiri dari satu lantai.

Baca juga: Konstruksi Perkara Suap PN Depok: Satu Pintu Jurusita hingga Kesepakatan Fee Rp850 Juta

Warga: Ketua Tinggal dengan Ajudan, Wakil Jarang Terlihat

Seorang warga sekitar, Rudi (bukan nama sebenarnya), membenarkan rumah tersebut ditempati Ketua dan Wakil Ketua PN Depok.

Namun menurutnya, keduanya tidak tinggal bersama keluarga, melainkan hanya dengan ajudan.

“Kalau Pak Wayan tinggal di sini, cuma wakilnya mah jarang-jarang,” ujar Rudi.

Ia menyebut Ketua PN Depok terakhir kali terlihat berada di rumah dinas pada Kamis (5/2/2026) siang.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribun depok
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved