Senin, 20 April 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Prabowo Minta Harga Bahan Pokok Terjangkau Jelang Ramadan, Khususnya di Daerah Bencana

Presiden Prabowo Subianto meminta harga bahan-bahan pokok tetap terjangkau jelang memasuki bulan suci Ramadan tahun 2026.

Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo Subianto meminta harga bahan-bahan pokok tetap terjangkau jelang memasuki bulan suci Ramadan tahun 2026.
  • Teddy menyebut bahwa Prabowo terus memantau perkembangan pemulihan daerah bencana.
  • Kepala Negara juga mendorong agar perkembangan pemulihan terus disampaikan secara rutin kepada masyarakat.

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Prabowo Subianto meminta harga bahan-bahan pokok tetap terjangkau jelang memasuki bulan suci Ramadan tahun 2026.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam konferensi pers terkait Percepatan Pemulihan Pascabencana Sumatra yang digelar di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu (11/2/2026).

"Saat ini sudah satu minggu menjelang bulan Ramadan dan Bapak Presiden ingin memastikan harga-harga, kemudian ketersediaan bahan pokok, bahan pangan, bahan-bahan yang dibutuhkan, khususnya di daerah yang terdampak bencana benar-benar ada, benar-benar terjangkau," ucapnya.

Teddy menyebut, Prabowo terus memantau perkembangan pemulihan daerah bencana.

Kepala Negara juga mendorong agar perkembangan pemulihan terus disampaikan secara rutin kepada masyarakat.

"Jadi Bapak Presiden terus memantau perkembangan pemulihan daerah bencana dan ingin seluruh satgas dan setiap menteri atau pun pejabat terkait terus menerus menyampaikan informasi update secara berkala kepada publik," ucapnya.

Selain itu, ia mengatakan bahwa pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar) berlangsung cepat.

"Hasil konkret, hasil kerja cepat pemerintah tentunya bersama seluruh elemen TNI, Polri, relawan, dan tentunya bersama dengan seluruh warga," terangnya.

Ia mencontohkan hasil kerja yang dilakukan pemerintah, yaitu selama dua bulan ini telah dibangun 5.500 unit rumah hunian.

"Bahkan dalam satu bulan sudah jadi 1.500 (unit). Ini sudah jadi ya. Jadi sekarang sudah jadi 5.500 rumah hunian," paparnya.

Selanjutnya, sebanyak 98 jembatan telah selesai diperbaiki dan 99 ruas jalan nasional sudah bisa dilalui.

Baca juga: Jelang Ramadan, Kemenag Kebut Perbaikan Rumah Ibadah Terdampak Bencana Sumatra

"Di bidang kesehatan, tentunya tadi sudah dijelaskan, ada 87 rumah sakit dan 867 puskesmas yang sebelumnya terdampak tapi dalam 2 bulan, bahkan 1 bulan lalu, sudah siap melayani pasien."

"Dan tentunya juga sekolah, sudah hampir 100 persen dari Pak Menteri Dikdasmen, kemudian pasar sudah beroperasi, rantai ekonomi sudah berjalan di seluruh wilayah," sambungnya.

Ia berujar, fokus dari Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra bukan hanya bangunan fisik, melainkan juga penyaluran dana ke pemerintah daerah dan ke warga yang terdampak. 

"Jadi peran cepat kepala daerah di sini juga sangat dibutuhkan dan Bapak Presiden tidak ragu-ragu untuk memberikan semua yang diperlukan ke warga sesegera mungkin," ujarnya.

Penanganan Bencana Butuh Puluhan Triliun

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved