Cadangan Beras Catatkan Capaian Tertinggi, Asa Menuju Swasembada Pangan dan Kesejahteraan Petani
Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Indonesia mencatatkan tertinggi pada Juli 2025 lalu dan masih bertahan hingga saat ini.
Ringkasan Berita:
- Presiden Prabowo Subianto menyebut produksi beras 2025 naik signifikan.
- Stok beras di Perum Bulog capai rekor tertinggi sepanjang sejarah nasional.
- Pemerintah juga berupaya mencapai swasembada di komoditas lainnya.
TRIBUNNEWS.COM - Momentum swasembada beras yang dicatatkan Indonesia membuka harapan menuju swasembada pangan.
Presiden Prabowo Subianto dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, Jumat (13/2/2026) lalu menyampaikan produksi beras nasional pada 2025 mengalami lonjakan signifikan.
"Kita juga buktikan bahwa kita sekarang sudah swasembada beras, kita menuju swasembada pangan. Saudara-saudara, produksi beras kita tahun 2025 adalah 34,7 juta ton, naik 13 persen dari 2024," ungkap Prabowo.
Presiden juga menegaskan bahwa Cadangan Beras Pemerintah (CBP) berada pada titik tertinggi sepanjang sejarah.
"Cadangan beras di Bulog bulan Juli 2025 adalah 4,2 juta ton adalah tertinggi sepanjang sejarah bangsa kita. Dan sampai sekarang pun cadangan yang sudah ada masih sangat tinggi," tambahnya.
Adapun produksi beras nasional pada 2025 meningkat dari 30,62 juta ton pada 2024 yang terdampak El Nino.
Sementara itu Menteri Pertanian yang juga Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman menyatakan optimisme terhadap kinerja perberasan nasional.
Menurutnya, tren produksi dan serapan yang meningkat akan semakin memperkuat CBP yang dikelola Perum Bulog.
"Stok cadangan beras kita, tertinggi sepanjang sejarah 4 juta ton. Kami prediksi, kemungkinan tiga bulan ke depan (bisa) 6 juta ton," beber Amran saat menjadi pembicara sesi kedua dalam Indonesia Economic Outlook 2026.
"Jadi sekarang ini, ada 3,5 juta ton. (Sampai akhir) bulan ini kemungkinan 3,9 juta ton," tambahnya.
Baca juga: Swasembada Beras Tercapai, Ekspor Pangan RI Melonjak Rp158 T, Bulog Bidik Pasar Arab Saudi
Adapun berdasar laporan yang disusun Bapanas per 13 Februari 2026, total stok beras nasional di Bulog telah mencapai 3,53 juta ton.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 3,34 juta ton merupakan stok CBP.
Sementara 188,5 ribu ton merupakan stok beras komersial.
Di sisi pengadaan, realisasi setara beras dari produksi dalam negeri telah menyentuh 293,6 ribu ton.