Cadangan Beras Catatkan Capaian Tertinggi, Asa Menuju Swasembada Pangan dan Kesejahteraan Petani
Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Indonesia mencatatkan tertinggi pada Juli 2025 lalu dan masih bertahan hingga saat ini.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Pudji Ismartini, menjelaskan kenaikan NTP ini terjadi karena Indeks Harga yang Diterima Petani (It) melonjak.
Kondisi ini menunjukkan bahwa posisi tawar petani semakin menguat dan usaha pertanian semakin menguntungkan.
"Peningkatan NTP terjadi karena indeks harga yang diterima petani atau It naik sebesar 2,08 persen lebih tinggi dari indeks harga yang dibayar petani atau Ib yang sebesar 1,02 persen,” kata Pudji dalam keterangan resminya, 5 Januari 2026.
Adapun pemerintah saat ini berupaya menjalankan strategi deregulasi dan transformasi pertanian menuju sistem modern berbasis mekanisasi.
Kebijakan tersebut diarahkan untuk menekan biaya produksi, mempercepat distribusi sarana produksi, dan meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan.
Satu di antaranya mengenai distribusi pupuk yang cepat dan tepat sasaran.
Ke depannya, pemerintah juga berupaya mencapai perluasan swasembada ke komoditas lain seperti kedelai, bawang putih, bawang merah, dan gula.
(Tribunnews.com/Gilang P)