Selasa, 14 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Usai MUI, Giliran Muhammadiyah Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Minta PBB Jatuhkan Sanksi Tegas

Muhammadiyah mengutuk serangan AS dan Israel ke Iran yang dilakukan pada Sabtu pekan lalu hingga saat ini. Muhammadiyah minta PBB beri sanksi.

Ringkasan Berita:
  • Muhammadiyah mengutuk serangan AS dan Israel ke Iran pada Sabtu (28/2/2026) hingga saat ini.
  • Salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia itu mendesak agar PBB menjatuhkan sanksi tegas terhadap kedua negara itu.
  • Muhammadiyah pun membela serangan balik Iran ke pangkalan militer AS dan Israel karena dibenarkan berdasarkan hukum internasional.
  • Sebelumnya, MUI turut mengecam serangan AS dan Zionis ke Iran.

TRIBUNNEWS.COM - Muhammadiyah mengecam serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran pada Sabtu (28/2/2026) dan terus berlanjut hingga Senin (2/3/2026), hari ini.

Muhammadiyah menegaskan seangan tersebut sebagai wujud pelanggaran HAM dan pengabaian segala keputusan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Kami mengecam dengan sangat serangan tersebut dan kami memandangnya sebagai pelanggaran atas hak-hak asasi manusia, hukum internasional, dan pengabaian atas keputusan-keputusan Perserikatan Bangsa-Bangsa," demikian pernyataan Muhammadiyah dikutip dari laman resminya, Senin.

Salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia itu juga mendesak agar PBB memberikan sanksi tegas kepada AS dan Israel pasca serangan tersebut.

"Kami menyerukan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa memberikan sanksi tegas terhadap Amerika Serikat dan Israel atas pelanggaran tersebut dan mewujudkannya dengan langkah yang nyata," ujarnya.

Baca juga: Konflik AS-Iran Berdampak ke Indonesia, BRIN: Politik Bebas Aktif Indonesia Akan Diuji

Selain itu, Muhammadiyah juga meminta Iran dan negara-negara Arab lainya untuk menahan diri dan mengedepankan dialog agar konflik di Timur Tengah tidak terus terjadi.

"Kami mendorong dilakukannya dialog dan langkah-langkah diplomasi untuk menyelesaikan konflik di kawasan Timur Tengah tersebut," tegasnya.

Lebih lanjut, Muhammadiyah mengajak seluruh elemen di dunia untuk mengecam segala bentuk ketidakadilan dan tindakan semena-mena yang mengakibatkan kehancuran peradaban di muka bumi.

"Kami mengajak semua negara, lembaga-lembaga multilateral dan bilateral, tokoh-tokoh agama dan kekuatan masyarakat pada umumnya untuk ikut menciptakan kedamaian dan keadilan global dan mengecam segala bentuk tindakan yang semena-mena yang menyebabkan kerusakan dan hancurnya peradaban di muka bumi," tuturnya.

Muhammadiyah turut mengucapkan duka cita mendalam atas meninggalnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei imbas serangan AS dan Israel.

"Kami menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa atas meninggalnya pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan korban lainnya yang menjadi sasaran serangan Amerika Serikat dan Israel ke Republik Islam Iran."

"Belasungkawa yang sama kami sampaikan bagi korban serangan balik Iran di beberapa negara Arab," pungkasnya.

MUI juga Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran

Kecaman serupa juga disampaikan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan menyebut serangan AS dan Israel ke Iran bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan UUD 1945.

Baca juga: Selat Hormuz Ditutup Iran, Prabowo Kumpulkan Menteri Bahas Nasib Stok BBM Jelang Lebaran

MUI pun mendukung serangan balasan Iran yang menyasar pangkalan militer AS dan Israel karena dibenarkan oleh hukum internasional.

"Karena itu untuk menghindari eskalasi yang lebih luas, maka Amerika dan Israel harus menghentikan serangan ke Iran karena serangan ini bertentangan dengan Pasal 2 ayat 4 Deklarasi PBB," kata MUI pada Minggu (1/3/2026) dikutip dari MUI Digital.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved