Selasa, 14 April 2026

Dugaan Korupsi Kuota Haji

Tangan Terborgol, Eks Menag Yaqut: "Saya Tidak Terima Sepeser Pun"

Geger! Eks Menag Gus Yaqut resmi pakai rompi oranye dan tangan terborgol. Meski ditahan, ia bantah terima uang. Cek pengakuan lengkapnya!

Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
EKS MENAG DITAHAN – Mantan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut, berjalan dengan tangan terborgol dan mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengalihan kuota haji tambahan tahun anggaran 2024 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (12/3/2026). Yaqut mengaku tidak menerima uang sepeser pun dan berdalih bahwa kebijakan tersebut diambil demi keselamatan jemaah, di tengah estimasi kerugian negara yang mencapai Rp622 miliar. 

Ringkasan Berita:
  • Bantahan Keras: Sambil terborgol, Eks Menag Yaqut tegaskan tidak terima uang sepeser pun dalam kasus haji.
  • Resmi Ditahan: Usai diperiksa lima jam, Gus Yaqut huni Rutan KPK dengan rompi oranye nomor dada 129.
  • Skandal Besar: KPK endus kerugian negara Rp622 miliar akibat kebijakan sepihak pembagian kuota haji tambahan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Mantan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas atau yang akrab disapa Gus Yaqut, resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis petang (12/3/2026).

Ia ditahan dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengalihan kuota haji tambahan tahun anggaran 2024.

Sesaat sebelum digiring masuk ke dalam mobil tahanan, ia menyempatkan diri memberikan pernyataan keras yang membantah keterlibatannya dalam pusaran korupsi.

Berdasarkan pantauan wartawan Tribunnews.com Ilham Rian Pratama di lokasi, Gus Yaqut keluar dari ruang pemeriksaan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada pukul 18.48 WIB.

Setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka selama kurang lebih lima jam, ia tampak mengenakan rompi tahanan khas berwarna oranye dengan nomor dada 129.

Dalam kondisi tangan terborgol dan mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian, Gus Yaqut berjalan menuju mobil tahanan. Di tengah kerumunan awak media, ia menyuarakan pembelaannya terkait kebijakan kuota haji yang kini menjeratnya.

“Saya tidak pernah menerima sepeser pun dari kasus yang dituduhkan kepada saya, dan saya lakukan semua kebijakan ini semata-mata untuk keselamatan jemaah,” ucap Yaqut saat digiring ke mobil tahanan.

Kehadiran Mengejutkan dan Sikap Kooperatif

Penahanan ini menjadi puncak dari dinamika panjang pemeriksaan sang mantan menteri.

Sebelumnya, Gus Yaqut tiba di markas KPK secara mengejutkan pada pukul 13.04 WIB, mematahkan rumor yang menyebutkan dirinya akan absen dan meminta penjadwalan ulang.

Didampingi kuasa hukumnya, Mellisa Anggraeni, ia hadir tampil rapi mengenakan baju koko putih berbalut blazer krem, celana bahan hitam, dan kopiah.

Saat tiba siang tadi, ia bahkan sempat melempar jawaban satire ketika ditanya soal kesiapannya jika langsung ditahan.

"Tanya diri Masnya sendiri. Tanya diri Anda sendiri," kelakarnya sambil tersenyum kala itu.

Baca juga: Drama OTT Bupati Rejang Lebong: Kejar-kejaran Orang Kepercayaan di Gang Sempit hingga Ganti Mobil

Massa Banser Geruduk KPK, Tuntut Keadilan

Di sisi lain, proses penahanan ini memicu reaksi keras dari para simpatisannya.

Di luar Gedung Merah Putih KPK, puluhan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang menggunakan tujuh bus dan mobil komando datang menggeruduk sejak Kamis sore.

Massa berseragam loreng tersebut menggelar unjuk rasa menuntut keadilan, bahkan sempat berusaha menyingkirkan kawat berduri yang terpasang di depan gedung.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved