Megawati dan Prabowo Bertemu 2 Jam, Hasto Kristiyanto: Pertemuan Kawan Lama
Hasto mengungkap isi pertemuan antara Prabowo dan Megawati yang terjadi di Istana Negara, Jakarta pada hari ini.
Tampak dalam pertemuan itu, Prabowo didampingi oleh Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad dan putranya, Didit Hediprasetyo.
Sementara, Megawati didampingi oleh putrinya sekaligus Ketua DPR RI, Puan Maharani.
Selain itu, pada unggahan foto lainnya, Prabowo juga terlihat menggandeng Megawati saat akan masuk dan keluar dari Istana Merdeka.
"Pada hari ke-29 bulan Ramadan menjelang Idulfitri 1447 H, saya menerima Presiden ke-5 RI, Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri, di Istana Merdeka. Pertemuan ini melanjutkan silaturahmi antarpemimpin bangsa," tulis Prabowo dalam unggahan tersebut.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Bertemu Megawati Soekarnoputri di Istana
Megawati Tak Bisa Hadiri Undangan Prabowo Sebelumnya
Sebelumnya, Megawati juga sempat diundang oleh Prabowo ke Istana Negara pada Selasa (3/3/2026) lalu.
Adapun undangan tersebut turut ditujukan bagi mantan presiden lainnya hingga eks wakil presiden.
Namun, kala itu, Megawati terpaksa absen karena masih menghadiri gelaran acara bertajuk Singgasana Seni Bung Karno yang digelar di Beach Convention Center, Sanur, Bali.
"Ibu masih di luar Jakarta, di Bali. Ada acara singgasan seni dari minggu lalu. Jadi tidak bisa hadir (undangan Prabowo)," kata politikus PDIP, Guntur Romli, ketika dikonfirmasi.
Baca juga: Prabowo Penuhi Permintaan Warga Aceh, Salurkan Bantuan Daging Meugang untuk Idul Fitri
Dalam acara yang diinisiasi Prabowo tersebut, Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) bisa hadir.
Selain itu, beberapa mantan wakil presiden seperti Boediono, Jusuf Kalla (JK), dan Ma'ruf Amin turut hadir.
Ketua umum partai politik (parpol) dan sejumlah menteri turut diundang dalam acara tersebut.
Pada pertemuan itu, beberapa hal dibahas termasuk terkait keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) yang menimbulkan pro kontra.
(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)