Rabu, 6 Mei 2026

Ijazah Jokowi

Beda dengan PDIP-Demokrat, Rizieq Shihab Ogah Laporkan Penuduh Dirinya Terlibat Kasus Ijazah Jokowi

Rizieq Shihab masih enggan untuk melaporkan pemilik kanal YouTube yang menuduhnya menjadi koordinator kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi.

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Rizieq Shihab enggan melaporkan pemilik kanal YouTube "Dibikin Channel" yang menuduhnya sebagai koordinator dalam kasus ijazah palsu Jokowi.
  • Dia menegaskan tuduhan yang disampaikan dalam video yang diunggah kanal YouTube tersebut adalah fitnah.
  • Kendati demikian, Rizieq masih belum berpikiran untuk menempuh jalur hukum terkait fitnah tersebut.

TRIBUNNEWS.COM - Mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab enggan untuk melaporkan pemilik kanal YouTube "Dibikin Channel" yang menuduhnya sebagai koordinator dalam kasus tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Sikap ini berbeda dengan yang dilakukan PDIP dan Demokrat.

Adapun PDIP menempuh jalur hukum setelah Ketua DPP PDIP, Puan Maharni juga dituduh sebagai koordinator tuduhan ijazah palsu Jokowi.

Sementara, Demokrat melaporkan pemilik kanal YouTube "Dibikin Channel" setelah ketua umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) turut dituduh sebagai koordinator.

Dia menegaskan tuduhan yang disampaikan dalam video yang diunggah kanal YouTube tersebut adalah fitnah.

"Ada lagi kemarin yang bercerita punya rekaman pembicaraan saya dengan AHY dan dengan Puan Maharani dalam rangka mempersoalkan ijazah palsu Jokowi. Saya katakan, ini adalah bualan," katanya dikutip dari YouTube Islamic Brotherhood Television, Jumat (3/4/2026).

Baca juga: Ada Video Narasi Tuding Puan, AHY & Habib Rizieq Terkait Kasus Ijazah Palsu, Jokowi: Tak Mau Menuduh

Rizieq menegaskan dirinya tidak akrab dengan AHY dan Puan. 

Sehingga, dia membantah telah melakukan pembicaraan dengan mereka untuk mempermasalahkan keabsahan ijazah Jokowi.

"Saya tidak kenal AHY, saya tidak pernah ketemu dan telepon-teleponan dengan AHY. Saya tahu AHY hanya dari media. Saya hanya tahu dia sebagai putra Presiden Bapak SBY."

"Begitu pula dengan Puan Maharani, saya nggak kenal. Saya nggak pernah tahu, nggak pernah bertelepon atau bertemu. Tidak ada hubungan komunikasi sampai saat ini," tegasnya.

Kendati demikian, Rizieq masih belum berpikiran untuk menempuh jalur hukum terkait fitnah tersebut.

"Ini para pengacara mengatakan 'Habib, kita wait and see dulu'. Cuma sebagian pengacara bilang 'kita laporkan dulu, kalau nggak dilaporin dulu nanti masyarakat nganggap benar'."

"Saya bilang nggak lihat saja, ini kan orang cuma pengin cari tenar saja. Biarkan saja, kalau dia menguap bagaikan asap tidak berati, tidak usah diperkarakan," katanya.

Baca juga: Karni Ilyas dan Aiman Diperiksa Polisi Terkait Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Rizieq menegaskan pihaknya baru menempuh jalur hukum ketika tuduhan tersebut berkembang ke arah politis.

"Tapi kecuali kalau isu tersebut berkembang menjadi isu politik berbahaya, baru kita coba agar advokat atau pengacara kita berbicara," tegasnya.

PDIP dan Demokrat Tetap Tempuh Jalur Hukum

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved