Jumat, 17 April 2026

OTT KPK di Tulungagung

Pimpinan DPR Prihatin Banyak Kepala Daerah Kena OTT KPK, Ingatkan Soal Pengendalian Hasrat Kekuasaan

Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa prihatin dengan maraknya kepala daerah yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK.

Penulis: Chaerul Umam

Ringkasan Berita:
  • Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa prihatin dengan maraknya kepala daerah yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK.
  • Dia mengingatkan agar kepala daerah menjaga kredibilitas hingga integritas.
  • Baru-baru ini KPK kembali menggelar OTT di Tulungagung, Jatim dan menetapkan Bupati Tulungagung periode 2025-2026 Gatut Sunu Wibowo serta ajudannya sebagai tersangka.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa prihatin dengan maraknya kepala daerah yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK.

Dia mengingatkan agar kepala daerah menjaga kredibilitas hingga integritas.

"Kita juga prihatin ya dengan banyaknya kepala daerah yang tertangkap oleh penegak hukum, khususnya KPK," kata Saan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2026).

Selain itu, Saan menekankan pentingnya seorang kepala daerah mengelola hasrat kekuasaan.

Di mana, kata Saan, seorang pemimpin harus tak boleh mengutamakan kepentingan pragmatis, terutama perihal materi.

"Jadi mengelola hasrat sebagai pemimpin itu, itu penting agar jangan apa, mengikuti hasrat ketika berkuasa ingin mendapatkan hal-hal yang sifatnya pragmatis, apalagi dalam bentuk materi," ucap Wakil Ketua Umum Partai NasDem itu.

Baca juga: Adu Harta Kekayaan 6 Kepala Daerah Terkena OTT KPK 2026, Terkaya Fadia Arafiq, Sudewo atau Lainnya?

Lebih dari itu, menurut Saan yang terpenting komitmen dari kepala daerah untuk bisa berpihak kepada rakyat dan memajukan daerah.

"Maka karena itu, kita mengimbaulah kepala daerah untuk bisa menahan diri, menjaga diri, untuk tidak terlalu terdorong oleh hasrat yang berlebihan untuk mendapatkan hal-hal yang sifatnya materi atau hal-hal yang sifatnya pragmatis," tandasnya.

Untuk diketahui, marak terjadi operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) awal 2026.

Setidaknya sudah ada enam kepala daerah yang terjaring OTT KPK

Jumlah tersebut menambah daftar panjang kepala daerah hasil Pilkada 2024 yang tersangkut kasus korupsi.

Terakhir Bupati Tulungagung periode 2025-2026 Gatut Sunu Wibowo (GSW) terjaring OTT KPK dan ditetapkan sebagai tersangkan kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pusaran pemerasan dan penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Jawa Timur.

SETORAN MILIARAN - Kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Tulungagung Jatim pada Jumat 10 April 2026 mengungkap sejumlah fakta. Di antaranya kolaborasi antara Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo dengan sang ajudan, Dwi Yoga Ambal dalam dugaan praktik pemerasan yang terorganisir. TRIBUNNEWS/SRIHANDRIATMO MALAU/AKBAR PERMANA
SETORAN MILIARAN - Kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Tulungagung Jatim pada Jumat 10 April 2026 mengungkap sejumlah fakta. Di antaranya kolaborasi antara Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo dengan sang ajudan, Dwi Yoga Ambal dalam dugaan praktik pemerasan yang terorganisir. TRIBUNNEWS/SRIHANDRIATMO MALAU/AKBAR PERMANA (TRIBUNNEWS/AKBAR PERMANA)

 

6 Kepala Daerah Terjerat OTT KPK Tahun 2026

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjaring kepala daerah lewat Operasi Tangkap Tangan (OTT), menandakan korupsi masih masih berulang di lingkar kekuasaan.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved