Polemik Saiful Mujani
Survei Median: 67 Persen Publik Tolak Wacana Pelengseran Prabowo
Mayoritas publik menolak wacana pelengseran Presiden Prabowo Subianto sebelum masa jabatannya berakhir pada 2029.
“Publik saat ini cenderung rasional. Mereka tidak hanya melihat isu politik sesaat, tetapi juga mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap stabilitas nasional,” tutup Rico Marbun
Survei Median ini dilakukan pada periode 30 Maret hingga 7 April 2026.
Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner melalui media sosial dengan target responden pengguna aktif media sosial berusia 17 hingga 60 tahun ke atas.
Sebanyak 1.300 responden terlibat dalam survei ini, dengan distribusi pertanyaan dilakukan secara proporsional terhadap populasi dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia melalui akun media sosial.
Survei pembanding
Sebelumnya, Survei Poltracking Indonesia pada 2-8 Maret 2026 menunjukkan bahwa 75,1 persen publik percaya terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
"Berkaitan dengan tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran, jadi 75,1 persen publik di Indonesia percaya terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran," ujar peneliti utama Poltracking Masduri Amrawi dalam jumpa pers virtual, Senin (13/4/2026).
Masduri mengungkapkan approval rating atau tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mncapai 74,9 persen.
Sementara tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran mencapai 74,1 persen.
Survei ini dilakukan dengan menggunakan metode multistage random sampling. Jumlah sampel yang diambil Poltracking sebanyak 1.220 responden.
Margin of error pada survei ini +/- 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Wawancara dilakukan secara tatap muka langsung dengan responden pada 2-8 Maret 2026.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/prabowo-penyerahan-10-april-2026-uang-negara.jpg)