Jumat, 17 April 2026

OTT KPK di Pati

Berbalut Rompi Oranye KPK dan Terborgol, Sudewo Mengaku Rindu Warga Pati

Sudewo berrompi oranye dan terborgol keluar Gedung KPK, titip salam rindu berat untuk warga Pati meski terseret dua kasus besar.

Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
SUDEWO KANGEN – Tersangka Bupati nonaktif Pati, Sudewo, usai menjalani pemeriksaan kasus dugaan korupsi pemerasan perangkat desa dan proyek DJKA di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (16/4/2026). Usai pemeriksaan, ia mengaku rindu berat kepada warga Kabupaten Pati dan menitip salam agar pembangunan tetap berjalan lancar. 

Melalui posisinya sebagai mitra kerja pengawas Kementerian Perhubungan, ia diduga menerima aliran dana miliaran rupiah untuk memuluskan pengaturan pemenang lelang proyek strategis jalur kereta api di berbagai wilayah, mulai dari Solo, Semarang, hingga luar Jawa.

Dua Beban Kasus Berat

Kini, dengan dua beban kasus korupsi kelas berat di pundaknya, langkah Sudewo terhenti di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK.

Siasat KPK untuk menggabungkan penyidikan kedua kasus ini guna efisiensi persidangan memastikan bahwa sang bupati harus bersiap menghadapi meja hijau panjang.

Sementara itu, rasa rindunya terhadap Kabupaten Pati tampaknya harus dipendam dalam-dalam di balik jeruji besi. Ekspresi Sudewo yang mengaku rindu berat kepada warga Pati menjadi potret kontras antara kerinduan manusiawi dan beban hukum yang menjeratnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved