OTT KPK di Kementerian Tenaga Kerja
Sidang Kasus K3, Noel Ebenezer Berharap Terdakwa Irvian Bobby Dihukum Mati
Terdakwa dugaan gratifikasi dan pemerasan kepengurusan sertifikasi K3 Kemenaker, mantan Wamenaker Noel Ebenezer berharap Irvian Bobby dihukum mati
Ringkasan Berita:
- Terdakwa dugaan gratifikasi dan pemerasan kepengurusan sertifikasi K3 Kemenaker, mantan Wamenaker Noel Ebenezer berharap Irvian Bobby dihukum mati.
- Hal itu disampaikan Noel sebelum sidang agenda pemeriksaan saksi mahkota perkara tersebut di PN Tipikor Jakarta Pusat, Senin (20/4/2026).
- Noel menyatakan keberatannya jika Terdakwa Irvian Bobby menjadi saksi mahkota.
- Hal itu dikarenakan memiliki peran paling berat diduga melakukan pemerasan dan TPPU.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terdakwa dugaan gratifikasi dan pemerasan kepengurusan sertifikasi K3 Kemenaker, mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Noel Ebenezer berharap Irvian Bobby dihukum mati.
Adapun hal itu disampaikan Noel sebelum sidang agenda pemeriksaan saksi mahkota perkara tersebut di PN Tipikor Jakarta Pusat, Senin (20/4/2026).
Mulanya Noel menyatakan keberatannya jika Terdakwa Irvian Bobby menjadi saksi mahkota.
Hal itu dikarenakan memiliki peran paling berat diduga melakukan pemerasan dan TPPU.
"(Irvian Bobby) ada aliran dana penampungan, dana penampungan di pembantunya. Kedua di iparnya, sekitar 30 sekian miliar, kalau pembantunya 20-an sekian miliar," imbuhnya.
Baca juga: Noel Minta Irvian Bobby Tak Beratkan Terdakwa Lain saat Jadi Saksi Mahkota: Dipenjara Udah Berat
Kemudian Noel menyingung puluhan mobil dan motor yang disita milik Irvian Bobby.
"Yang selama ini diframing KPK itu mobil saya kan, ternyata itu mobil dia. Gitu, ada Nissan GTR, BMW, dan mobil-mobil mewah lah ya," jelas Noel.
Noel berharap nyanyiannya Irvian Bobby nantinya semerdu nyanyian-nyanyian yang lain.
"Dan kita berharap manusia ini harus dihukum mati. Harus dihukum mati," ucap Noel.
Kemudian ucapan Noel tersebut ditegur kuasa hukum, Irvian Bobby.
"Jangan begitu, peradilan belum selesai," sahut kuasa hukum, Bobby.
Kemudian Noel mengungkapkan sebagai terdakwa, dirinya juga mendukung program pemerintah dalam pemberantasan korupsi.
"Karena saya dari dulu mendukung yang namanya hukuman mati untuk koruptor. Ya. Jadi itu penting untuk dicatat bahwa saya hari ini sebagai terdakwa tetap komit terhadap hukuman mati untuk koruptor," kata Noel.
"Apalagi pemeras. Iya kan kasihan tuh pengusaha-pengusaha itu yang diperas si Bobby Irvian itu, dan terbukti dalam fakta persidangan," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Noel-Ebenezer-di-ruang-sidang-kasus-dugaan-gratifikasi-senin-204.jpg)