Harga BBM Naik
Harga BBM Nonsubsidi Naik, BI Buka Suara soal Dampaknya ke Inflasi
Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi dinilai berdampak terhadap inflasi, meski terbatas.
Upaya Mengatasi Dampak Kenaikan BBM nonsubsidi
Sebagai langkah mitigasi dampak kenaikan BBM nonsubsidi, BI telah menyiapkan sejumlah langkah.
Aida mengatakan, BI bersama pemerintah pusat dan daerah terus melakukan pengendalian inflasi melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID), yakni melalui program Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera.
"Kemarin kick off di Palembang, Sumatra Selatan dan nanti insyaallah saya pada bulan Mei juga akan melakukan kick off di Jawa Timur."
"Jadi mohon juga bantuan seluruh teman-teman untuk kita menjaga inflasi bersama melalui Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera," ungkapnya.
Kata Pengamat: Dampak ke Inflasi Tidak Signifikan
Pendapat senada juga disampaikan Pengamat ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada, Fahmi Radhi.
Fahmi menilai, kebijakan menaikkan harga BBM nonsubsidi ini sudah tepat.
Ia mengatakan, kenaikan BBM nonsubsidi ini dapat mengurangi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), khususnya terkait kompensasi energi.
Di sisi lain, dampaknya terhadap inflasi diperkirakan tidak signifikan.
“Saya perkirakan kenaikan BBM beroktan tinggi tadi gitu ya, itu tidak akan menaikkan inflasi secara signifikan dan tidak menurunkan daya beli," kata Fahmi dalam diskusi Kompas Siang Kompas TV, Senin (20/4/2026).
"Kenapa tidak menaikkan inflasi? Karena komunitas atau jumlah konsumen yang menggunakan BBM oktan tinggi ini tidak terlalu banyak ya sehingga tidak berpengaruh terhadap inflasi tadi."
Baca juga: Modus Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi: Pakai Istilah Helikopter, Bermain dengan Petugas SPBU
Lebih lanjut, Fahmi mengatakan, kenaikan harga BBM nonsubsidi juga tidak akan menurunkan daya beli masyarakat secara luas.
Sebab, menurutnya, pengguna BBM nonsubsidi jenis premium seperti Pertamax Turbo dan Dex, umumnya berasal dari kalangan menengah atas.
(Tribunnews.com/Suci Bangun DS, Kompas.tv)