KPK Panggil Staf Ahli Menteri Perhubungan Terkait Korupsi DJKA
Robby diketahui memegang jabatan strategis yakni sebagai Staf Ahli Menteri Perhubungan bidang Logistik dan Multimoda.
Sudewo diduga memanfaatkan posisinya untuk mendapatkan aliran dana demi memuluskan sejumlah proyek DJKA, alih-alih menjalankan fungsi pengawasan legislatif.
Lebih lanjut, nama Budi Karya kembali disorot setelah dirinya tidak hadir dalam sidang kasus dugaan korupsi proyek jalur kereta api wilayah Medan pada 8 April 2026.
Dalam persidangan sebelumnya, sempat muncul kesaksian dari mantan Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta DJKA, Danto, yang menyebut adanya perintah pengumpulan dana dari para kontraktor untuk kepentingan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Utara.
Meski demikian, klaim tersebut telah dibantah secara tegas oleh Budi Karya.
Penanganan kasus korupsi DJKA ini terus dikembangkan oleh KPK, baik ke ranah kementerian teknis maupun ke ranah politik.
Selain Sudewo, KPK baru-baru ini juga telah mengumumkan tersangka baru, yakni mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Jawa Bagian Timur, Reza Maulana Maghribi.
Kehadiran Robby Kurniawan di ruang pemeriksaan diharapkan mampu memberikan tambahan petunjuk krusial untuk melengkapi konstruksi perkara dan membongkar kotak pandora korupsi di tubuh Kemenhub.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ahli-bidang-logistik-dan-multimoda-kemenhub-robby-kurniawan.jpg)