KA Argo Bromo Anggrek Berubah Nama Jadi KA Anggrek Mulai 9 Mei, KAI Ungkap Makna KA Anggrek
Kereta api legendaris (KA) Argo Bromo Anggrek akan berganti nama menjadi KA Anggrek mulai tanggal 9 Mei 2026.
Ringkasan Berita:
- Kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek akan berganti nama menjadi KA Anggrek mulai 9 Mei 2026.
- KAI menjelaskan, penyederhanaan nama ini bukan untuk meninggalkan sejarah kereta.
- Nama Anggrek dinilai merepresentasikan keanggunan, keteguhan, serta sebuah kepercayaan.
TRIBUNNEWS.COM - Kereta api legendaris (KA) Argo Bromo Anggrek akan berganti nama menjadi KA Anggrek, sebuah perubahan identitas yang dilakukan tak lama setelah insiden tabrakan maut dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Senin (27/4/2026).
Perubahan nama KA Argo Bromo Anggrek ini, akan berlaku mulai tanggal 9 Mei 2026.
KA Argo Bromo Anggrek merupakan layanan kereta api penumpang kelas eksekutif dan compartment suite yang dioperasikan KAI dengan relasi Surabaya Pasarturi–Gambir (Jakarta) melalui lintas utara Jawa.
Kereta api ini, pertama kali diluncurkan pada 24 September 1997.
Dikutip dari inka.co.id, Argo Bromo Anggrek adalah produk pengembangan dari generasi Argo Bromo.
Ciri khas rangkaian KA Argo Bromo Anggrek, yakni jendela hitam memanjang, warna cat putih dengan stripping merah jambu serta gambar bunga anggrek.
Dalam perkembangannya, nama KA Argo Bromo Anggrek akan disederhanakan menjadi KA Anggrek.
PT KAI menjelaskan, penyederhanaan nama ini tak bermaksud untuk meninggalkan sejarah kereta. Melainkan, ada filosofi di balik nama Anggrek.
"Sebuah penyederhanaan dari nama Argo Bromo Anggrek bukan meninggalkan sejarah, tapi mematangkan warisan yang sudah lama melekat dalam perjalanan masyarakat Indonesia."
"Anggrek tidak menunggu tanah yang sempurna untuk tumbuh."
"Ia menemukan caranya sendiri untuk bertahan. Bertumpu tanpa mengambil alih. Dekat tanpa merusak. Lembut, tapi tidak rapuh. Tenang, tapi tidak lemah," keterangan akun Instagram resmi KAI, @kai121_, Selasa (5/5/2026).
Baca juga: Penumpang KA Argo Bromo Anggrek Gugat PT KAI Rp100 M: Uangnya untuk Korban
Nama Anggrek pun dinilai merepresentasikan keanggunan, keteguhan, serta kepercayaan.
"Di situlah makna Anggrek menemukan bentuknya. Sebuah nama yang membawa keanggunan, keteguhan, dan kepercayaan dalam setiap perjalanan," lanjut keterangan KAI.
Meski mengalami perubahan nama jadi KA Anggrek, PT KAI memastikan layanan kereta tidak akan terganggu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Perubahan-nama-kereta-api-23.jpg)