OTT KPK di Bea Cukai
Buntut Sita Kontainer Onderdil di Tanjung Emas, KPK Segera Panggil Pegawai Bea Cukai Jateng-DIY
KPK membuka peluang besar untuk memanggil jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) Bea dan Cukai Jawa Tengah-DI Yogyakarta serta Bea Cukai Tanjung Emas.
Serangkaian operasi di Semarang ini menjadi amunisi tambahan bagi KPK dalam membongkar skandal mafia impor bernilai puluhan miliar rupiah.
Berdasarkan fakta penyidikan sebelumnya, para petinggi PT Blueray Cargo didakwa telah menyuap sejumlah oknum pejabat Bea Cukai dengan total aliran dana mencapai Rp 63,1 miliar.
Uang pelicin miliaran rupiah tersebut disinyalir sebagai jatah pengamanan agar pihak Bea Cukai mengondisikan parameter pengawasan di jalur merah.
Manipulasi ini membuat barang-barang impor yang bermasalah atau ilegal bisa leluasa masuk ke wilayah Indonesia tanpa melalui pemeriksaan fisik yang ketat.
Kasus mega-korupsi ini tercatat telah menyeret deretan pejabat teras DJBC menjadi tersangka dan ditahan.
Beberapa di antaranya adalah Direktur Penindakan dan Penyidikan (P2) DJBC periode 2024-2026, Rizal; Kasubdit Intel P2 DJBC, Sisprian Subiaksono; Kasi Intel DJBC, Orlando Hamonangan; serta Kepala Seksi Intelijen Cukai P2 DJBC, Budiman Bayu Prasojo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Juru-Bicara-KPK-Budi-Prasetyo-di-Gedung-Merah-Putih-KPK-soal-BB-pati.jpg)