Senin, 8 Juni 2026

OTT KPK di Kantor Imigrasi

KPK Geledah Rumah Silmy Karim Lima Jam: Bawa 2 Porsche, Harley Davidson, Ducati hingga Sepeda

Berlangsung selama kurang lebih lima jam, penyidik lembaga antirasuah tampak membawa keluar deretan kendaraan mewah bernilai fantastis dari lokasi

Tayang:
Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
DISITA KPK - KPK membawa sejumlah kendaraan mewah dari rumah Silmy Karim di Jalan Brawijaya III, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2026) petang. 
Ringkasan Berita:
  • KPK telah merampungkan proses penggeledahan di kediaman Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) periode 2025–2026, Silmy Karim, pada Jumat (5/6/2026) petang. 
  • Berlangsung selama kurang lebih lima jam, penyidik lembaga antirasuah tampak membawa keluar deretan kendaraan mewah bernilai fantastis dari lokasi.
  • Dua mobil mewah tersebut adalah Porsche, dengan rincian satu unit berwarna merah dan satu unit lainnya berwarna silver.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merampungkan proses penggeledahan di kediaman Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) periode 2025–2026, Silmy Karim, pada Jumat (5/6/2026) petang. 

Berlangsung selama kurang lebih lima jam, penyidik lembaga antirasuah tampak membawa keluar deretan kendaraan mewah bernilai fantastis dari lokasi.

Baca juga: Truk Towing Kuning Masuk ke Kediaman Silmy Karim di Tengah Penggeledahan KPK

Berdasarkan pantauan wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama, tim penyidik KPK terlihat meninggalkan rumah yang berlokasi di Jalan Brawijaya III Nomor 5, Kelurahan Pulo, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan tersebut tepat pada pukul 19.02 WIB.

Baca juga: Pengacara Silmy Karim Pertimbangkan Ajukan Praperadilan Lawan KPK

Deretan Kendaraan Mewah yang Disita Penyidik

Berakhirnya proses penggeledahan projustisia ini ditandai dengan iring-iringan kendaraan yang disita oleh penyidik. 

Terpantau ada dua truk towing (penarik kendaraan) berwarna kuning yang turut keluar dari area kediaman tersangka.

Truk towing pertama terlihat mengangkut beberapa kendaraan roda dua yang diselimuti kain hitam, sehingga jenis maupun merek kendaraan tersebut belum dapat dipastikan. 

Sementara itu, truk towing kedua mengangkut koleksi kendaraan roda dua milik Silmy Karim, yang terdiri dari dua unit motor gede (moge) merek Harley Davidson, satu unit motor Ducati, serta beberapa jenis sepeda.

Selain kendaraan yang diangkut menggunakan truk, penyidik KPK juga membawa dua mobil mewah jenis sport yang dikendarai langsung tanpa dinaikkan ke atas towing. 

Dua mobil mewah tersebut adalah Porsche, dengan rincian satu unit berwarna merah dan satu unit lainnya berwarna silver.

Keluarnya deretan kendaraan mewah dan rombongan penyidik pada pukul 19.02 WIB ini menandai selesainya rangkaian panjang penggeledahan di kediaman mantan Dirjen Imigrasi tersebut.

Pengawalan Ketat Sejak Siang Hari

Proses penggeledahan ini telah memakan waktu hampir lima jam. 

Sebelumnya, rombongan penyidik KPK tiba di lokasi pada pukul 13.48 WIB menggunakan enam unit mobil Toyota Kijang Innova. 

Langkah pencarian alat bukti ini mendapat pengawalan super ketat dari aparat kepolisian, di mana satu kompi anggota Brimob bersenjata lengkap turut disiagakan di area rumah.

Di tengah proses penggeledahan yang sedang berlangsung, tepatnya pada pukul 18.00 WIB, truk towing berwarna kuning terpantau mulai memasuki area kediaman, yang pada akhirnya digunakan untuk mengangkut barang bukti sitaan berupa moge dan kendaraan roda empat.

Baca juga: Vokalis, Gitaris hingga Malaikat: Kode Rahasia Sindikat Korupsi Imigrasi yang Jerat Silmy Karim

Konstruksi Perkara

Langkah penyitaan aset secara besar-besaran ini merupakan tindak lanjut dari pengumuman resmi KPK pada Kamis (4/6/2026) kemarin. 

Silmy Karim yang telah menyerahkan diri kini resmi ditahan bersama tujuh tersangka lainnya terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi dan pemerasan sistemik dalam pengurusan izin tinggal Warga Negara Asing (WNA) periode 2022–2026.

Kasus ini menjadi sorotan setelah Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan pergerakan dana mencurigakan sebesar Rp 366,7 miliar di 96 rekening milik 35 pegawai Kementerian Imipas. 

KPK menemukan bukti penerimaan fee tak wajar sekurang-kurangnya mencapai Rp 145,5 miliar yang bersumber dari pemohon layanan keimigrasian di luar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Sebagai pejabat tinggi yang juga pernah menjabat Dirjen Imigrasi 2023–2024, Silmy Karim diduga kuat berada di puncak rantai komando pemerasan ini. 

Uang panas tersebut dikumpulkan melalui rekening pengepul dan dibagikan secara rutin setiap hari Jumat. 

Silmy disebut-sebut menerima jatah sebesar Rp 100 juta per minggu.

Dalam melancarkan aksinya, para tersangka menggunakan sandi-sandi khusus. 

Jatah uang untuk pejabat tinggi seperti Silmy disandikan dengan istilah "malaikat", sementara pihak lain menggunakan kode ala konser seperti "vokalis", "gitaris", hingga "koreografer".

Penyitaan dua Porsche, Harley Davidson, Ducati, hingga deretan sepeda ini semakin menambah daftar panjang aset yang disita KPK

Sebelumnya, KPK telah mengamankan barang bukti senilai total Rp 17,5 miliar dari tangan para tersangka yang sempat mencoba mencuci uang haram mereka ke dalam bentuk kepingan emas, aset kripto, hingga properti. 

Saat ini, Silmy Karim tengah mendekam di Rutan KPK untuk menjalani masa penahanan 20 hari pertama.

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved