Program Makan Bergizi Gratis
Susu Formula di MBG Bisa Picu Obesitas dan Diabetes, Ini Kata Peneliti TII
Peneliti TII mengingatkan distribusi susu dalam MBG berpotensi menimbulkan masalah gizi baru apabila tidak dilakukan dengan pengawasan
Sebelumnya IDAI menyampaikan surat terbuka kepada sejumlah pimpinan BGN terkait pemberian susu formula pada program MBG, ada empat rekomendasi, yakni:
1. Harmonisasi Kebijakan Publik Badan Gizi Nasional dan Kementerian Kesehatan.
2. Mengembalikan Peruntukan Susu Formula Sesuai Rekomendasi Dokter dan Indikasi Medis.
3. Memprioritaskan Kemandirian Pangan Lokal.
4. Melakukan Telaah Ulang dan Sinkronisasi Petunjuk Teknis Intervensi Gizi Nasional BGN agar sesuai dengan: Undang-Undang No. 17 Tahun 2023, Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 tentang Kesehatan, Pedoman Standar Gizi Kemenkes RI, Kode Internasional WHO tentang Pemasaran Produk Pengganti ASI.
Dadan Hindayana, selaku Kepala BGN sebelum jabatannya dicopot, menegaskan tidak membuka opsi pemberian susu formula bayi karena ingin mengutamakan ASI.
BGN hanya membuka opsi pemberian susu formula Lanjutan dan Formula Pertumbuhan pada MBG.
Pemberian itu juga sesuai kebutuhan dan atas rekomendasi ahli gizi SPPG atau minimal bidan dan puskesmas setempat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Prabowo-Makan-MBG-di-SMPN-111-Jakarta.jpg)