Menperin Ungkap Rencana Pemerintah Kaji Ulang Insentif Motor Listrik
Pemerintah membuka peluang kembali memberikan insentif pembelian sepeda motor listrik baru seperti pernah dilakukan di 2023-2024.
"Sementara motor-motor yang basisnya masih konvensional itu tetap mereka bisa untuk memproduksi, nanti kita arahkan untuk produk-produk ekspor," jelas Menperin.
Pasar tujuan ekspor yang dibidik antara lain kawasan Afrika, Timur Tengah dan Amerika Selatan yang dinilai masih memiliki permintaan tinggi terhadap kendaraan bermesin pembakaran internal.
Agus menambahkan, pemerintah saat ini tengah menyusun peta jalan transisi kendaraan roda dua nasional agar seluruh motor yang digunakan konsumen di dalam negeri nantinya berbasis listrik. Ia menyebut keberhasilan transformasi di China dapat menjadi contoh bagi Indonesia.
"Semua nanti kita sedang bikin roadmap-nya bahwa seluruh motor listrik yang beredar di Indonesia yang dipakai oleh konsumen itu semuanya berbasis listrik. Cina sudah berhasil, Cina sudah basisnya semua motor listrik," terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Agus-Gumiwang-Kartasasmita-soal-Insentif-EV.jpg)