MIPA Bukan Sekadar Jadi Ilmuwan, GO dan FMIPA UI Kupas Strategi Lulus dan Prospek Karier Masa Depan
FMIPA UI bekerja sama dengan GO menggelar Webinar Sosialisasi dan Strategi Lulus FMIPA Universitas Indonesia sebagai wadah informasi dan pendampingan.
Bahkan, secara nasional persentase siswa yang belum berhasil menembus PTN mencapai sekitar 91 persen. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tanpa strategi belajar yang tepat, risiko kegagalan akan semakin besar.
Lebih lanjut, Prof. Bob Foster menyoroti betapa ketatnya persaingan masuk perguruan tinggi negeri salah satu contohnya pada jalur SNBP, khususnya untuk masuk ke FMIPA UI.
Ia memaparkan, pada seleksi tahun 2025, FMIPA UI memiliki tujuh program studi dengan jumlah peminat yang jauh melampaui daya tampung.
Pada Program Studi Matematika, misalnya, tercatat sebanyak 243 peminat, sementara tingkat kelulusan hanya sekitar 8,2 persen, sehingga lebih dari 91 persen peserta dinyatakan tidak lolos.
Kondisi serupa juga terjadi di program studi lain, seperti Fisika dengan tingkat kegagalan sekitar 79 persen, Biologi 85 persen, Geografi 84 persen, Geofisika hampir 88 persen, hingga Geologi yang mencatat tingkat kegagalan mencapai sekitar 90 persen.
Wah, persaingan yang sangat ketat ya untuk masuk ke jurusan-jurusan di FMIPA UI.
Sebagai bentuk pendampingan, Ganesha Operation menerapkan pendekatan Formula 3B yakni Belajar, Berlatih, dan Bertanding.
Melalui formula ini, siswa dengan berbagai latar belakang kemampuan dibina secara sistematis agar mampu meningkatkan performa akademik dan daya saing.
GO juga mengoptimalkan pemanfaatan teknologi melalui aplikasi GO Expert, yang memungkinkan siswa belajar dan mengikuti try out berbasis komputer, dengan basis sistem penilaian Item Response Theory (IRT).
Pendekatan tersebut menegaskan peran Ganesha Operation sebagai training center yang tidak hanya mengajarkan materi, tetapi juga membentuk kesiapan mental dan strategi siswa dalam menghadapi seleksi masuk PTN.
Paparkan Keunggulan Akademik dan Peluang Studi di FMIPA UI
Sesi berikutnya diisi oleh Dr. Djati Handoko, S.Si., M.Si., Kepala Departemen Fisika FMIPA UI, yang memberikan gambaran menyeluruh mengenai karakteristik pembelajaran dan keunggulan FMIPA UI.
Ia mengapresiasi strategi pendampingan yang dilakukan Ganesha Operation, sekaligus menegaskan bahwa fase transisi dari SMA ke perguruan tinggi merupakan tahap dengan tingkat persaingan paling ketat yang perlu dihadapi siswa dengan kesiapan matang.
FMIPA UI sendiri mengusung tagline "Science Reborn: Unggul, Impactful untuk Indonesia", yang mencerminkan komitmen fakultas dalam mengembangkan sains yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Saat ini, FMIPA UI menaungi enam departemen, yakni Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Geografi, serta program studi Geologi dan Geofisika dalam rumpun Geosains.
Dari sisi reputasi akademik, FMIPA UI menempati posisi strategis baik di tingkat nasional maupun internasional.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/WEBINAR-GO-FMIPA-UI.jpg)