Kamis, 7 Mei 2026

E-Kendali dan Perbup 49/2024: Ikhtiar Kabupaten Kendal Wujudkan SDGs Pendidikan Berkualitas

E-Kendali dan regulasi daerah memperkuat kolaborasi pendidikan berkualitas, mendorong capaian literasi numerasi selaras SDGs Poin ke-4.

Tayang:
Tribunnews.com/Doc: Diannita Ayu Kurniasih
PEMBELAJARAN NUMERASI - Kegiatan peningkatan numerasi di SDN 1 Kebumen, Kendal, Jawa Tengah. Diketahui peningkatan literasi dan numerasi di satuan Pendidikan Kendal melibatkan aksi kolaboratif yakni antara Pemkab Kendal, Pendidik serta Tanoto Foundation. E-Kendali dan regulasi daerah memperkuat kolaborasi pendidikan berkualitas, mendorong capaian literasi numerasi selaras SDGs Poin ke-4. 

Sekolah yang sebelumnya kegiatan peningkatan literasi numerasinya masih belum terprogram, sekarang sudah memiliki acuan minimal dari Perbup yang diturunkan menjadi program-program sekolah.

"Di Juknis jelas sekali menerangkan kegiatannya apa saja, indikator capaiannya apa saja, nanti yang bisa menunjukkan kalau kegiatan ini terlaksana itu di bagian mananya saja, kalau sekolah sudah ada nanti peningkatannya seperti apa. Nah, itu jelas sekali kami di sekolah itu bisa merujuk ke Perbup itu untuk menyusun program literasi dan numerasi di sekolah," ungkapnya.

Kolaborasi Baik yang Terus Terbangun

PEMBELAJARAN LITERASI - Kegiatan peningkatan literasi di SDN 1 Kebumen, Kendal, Jawa. Kegiatannya berupa membaca nyaring di depan murid lain. Diketahui peningkatan literasi dan numerasi di satuan Pendidikan Kendal melibatkan aksi kolaboratif yakni antara Pemkab Kendal, Pendidik serta Tanoto Foundation.
PEMBELAJARAN LITERASI - Kegiatan peningkatan literasi di SDN 1 Kebumen, Kendal, Jawa. Kegiatannya berupa membaca nyaring di depan murid lain. Diketahui peningkatan literasi dan numerasi di satuan Pendidikan Kendal melibatkan aksi kolaboratif yakni antara Pemkab Kendal, Pendidik serta Tanoto Foundation. (Tribunnews.com/Doc: Diannita Ayu Kurniasih)

Sejak 2018, Pemkab Kendal lewat Disdikbud bersama satuan pendidikan dasar di wilayahnya telah menjalin kolaborasi berkelanjutan dengan Tanoto Foundation.

Berawal dari pelaksanaan Program Pintar dan terus berkembang hingga penguatan capaian literasi dan numerasi. 

Di tengah laporan Programme for International Student Assessment (PISA) 2022 yang menunjukkan skor literasi dan numerasi siswa Indonesia masih berada pada kategori rendah dan memicu kekhawatiran nasional terhadap kualitas pendidikan dasar, Kabupaten Kendal, justru tampil sebagai praktik baik melalui model kolaboratif yang solid antara pemerintah daerah, komunitas sekolah, dan mitra filantropi tersebut dalam mendorong peningkatan mutu pembelajaran dasar.

Melalui PINTAR Tanoto Foundation, para guru di Kendal diberi ruang untuk merancang dan menjalankan proyek literasi–numerasi secara mandiri, sesuai tantangan dan karakteristik sekolah masing-masing. 

Program ini menjadi titik balik penting bagi guru-guru untuk tidak hanya menjadi pelaksana, tetapi juga inovator pendidikan.

“Untuk menguatkan literasi dan numerasi, tidak ada cara lain selain kolaborasi,” lanjut Ninik, perempuan pendidik yang pernah mengikuti Program PINTAR Tanoto Foundation dan menjadi Fasda di Kendal.

Upaya peningkatan kualitas pembelajaran di Kabupaten Kendal tidak hanya berlangsung di ruang-ruang kelas, tetapi juga melalui gerakan berbagi pengetahuan antarguru. 

Salah satu wadah yang lahir dari semangat kolaborasi tersebut adalah Kendal Pintar Berbagi (KPB), sebuah komunitas pembelajaran daring yang terbentuk berkat difasilitasi Tanoto Foundation.

KPB dibentuk sebagai ruang belajar bersama bagi guru-guru Kendal, khususnya untuk memperkuat kompetensi literasi, numerasi, serta kemampuan pedagogi digital. 

Ninik mengatakan melalui komunitas ini, para pendidik dapat saling mendampingi, berbagi praktik baik, hingga memproduksi konten pembelajaran yang bisa diakses secara luas.

“Kami difasilitasi Tanoto Foundation untuk membentuk komunitas yang bisa memfasilitasi pembelajaran bagi guru secara daring. Maka dibentuklah ‘Kendal Pintar Berbagi’, yang sampai sekarang masih berjalan walau tidak seaktif dulu,” ungkap Ninik, sosok yang pernah menjadi Koordinator KPB untuk jenjang sekolah dasar.

Pendekatan Praktik dan Penguatan Sistem

PEMKAB KENDAL - Dashboard E-Kendali, sebuah inovasi dalam fungsi pengawasan dan pelaporan pelaksanaan praktik baik di sekolah, termasuk dalam rangka peningkatan literasi dan numerasi.
UPAYA PEMKAB KENDAL - Dashboard E-Kendali, sebuah inovasi dalam fungsi pengawasan dan pelaporan pelaksanaan praktik baik di sekolah, termasuk dalam rangka peningkatan literasi dan numerasi. (Tribunnews.com/TRIBUNNEWS.COM/GARUDEA PRABAWATI)

Sementara itu dalam pandangan Tanoto Foundation, kunci kemajuan literasi dan numerasi terletak pada kolaborasi. 

Sejak 2018, lembaga itu bekerja bersama Pemkab Kendal dan satuan pendidikan untuk menghadirkan perubahan yang berkelanjutan, menyampaikan praktik baik bagi satuan pendidikan.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved