Kamis, 28 Mei 2026

Hasil TKA SD 2026: Nilai Rata-Rata Bahasa Indonesia Lebih Tinggi Dibanding Matematika 

Nilai TKA 2026 SD/MI menunjukkan matematika masih tertinggal dibanding Bahasa Indonesia secara nasional

Tayang:
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Eko Sutriyanto
Istimewa
TES KEMAMPUAN AKADEMIK - Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen Rahmawati memaparkan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 jenjang SD/MI sederajat.  Hasilnya, rerata nasional Bahasa Indonesia berada di kisaran angka 60, sedangkan matematika masih berada di angka 43 
Ringkasan Berita:
  • Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mencatat rerata Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 jenjang SD/MI untuk Bahasa Indonesia mencapai 60,14, sedangkan matematika masih 43,41 
  • Jumlah murid dengan nilai sempurna Bahasa Indonesia juga jauh lebih banyak dibanding matematika 
  • Kemendikdasmen menilai capaian matematika masih menjadi tantangan utama pendidikan dasar nasional

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen Rahmawati memaparkan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 jenjang SD/MI sederajat. 

Hasilnya, rerata nasional Bahasa Indonesia berada di kisaran angka 60, sedangkan matematika masih berada di angka 43.

"Untuk Bahasa Indonesia antara SMP sederajat dengan SD sederajat ini senada, sama-sama di angka 60 beda di dua koma belakang digitnya gitu ya. Tetapi kalau untuk matematika, SD ini lebih tinggi dibandingkan capaian matematika SMP, MTs sederajat," kata Rahmawati dalam Taklimat Media di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Berdasarkan data Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah, rerata nasional TKA Bahasa Indonesia jenjang SD/MI sederajat mencapai 60,14, Sementara matematika berada di angka 43,41.

Jumlah murid yang meraih nilai sempurna pada Bahasa Indonesia juga jauh lebih banyak dibanding matematika. 

Baca juga: Hasil TKA SMP 2026: Nilai Rata-Rata Matematika 40,34, Bahasa Indonesia 60,83

Tercatat sebanyak 4.509 murid SD/MI sederajat memperoleh nilai 100 Bahasa Indonesia, sedangkan matematika hanya 814 murid.

Rahmawati mengatakan rentang nilai Bahasa Indonesia lebih bervariasi dibanding matematika

Menurutnya, jumlah peserta yang memperoleh nilai sempurna pada Bahasa Indonesia juga lebih banyak.

"Kalau kita lihat sebaran nilainya, memang lebih bervariasi rentangnya lebih lebar untuk Bahasa Indonesia dibandingkan untuk matematika," ujarnya.

Jika dirinci berdasarkan jenis satuan pendidikan, rerata Bahasa Indonesia SD mencapai 60,34, sedikit lebih tinggi dibanding MI sebesar 59,12. 

Untuk matematika, SD mencatat rerata 43,58 sedangkan MI sebesar 42,37.

Adapun berdasarkan status sekolah, capaian SD swasta justru lebih tinggi dibanding negeri. 

Pada Bahasa Indonesia, rerata SD swasta mencapai 62,85 sedangkan negeri 59,17. Untuk matematika, SD swasta mencatat rerata 46,10 dan negeri 42,45.

"Di SD, MI sederajat kabarnya justru sebaliknya, swasta lebih tinggi dengan delta yang lebih besar," kata Rahmawati.

Selain nilai rerata, Kemendikdasmen juga membagi capaian murid ke dalam kategori kurang, memadai, baik, dan baik-istimewa.

Pada Bahasa Indonesia SD/MI sederajat, sebanyak 49,16 persen atau 2.178.456 murid berada di kategori memadai. 

Sebanyak 22,67% atau 1.004.427 murid berada di kategori baik, sedangkan kategori baik-istimewa mencapai 0,59% atau 26.194 murid.

Sementara pada matematika, mayoritas murid juga berada di kategori memadai yakni 60,64% atau 2.675.704 murid. 

Adapun kategori baik mencapai 18,87% atau 832.599 murid dan kategori baik-istimewa hanya 0,07% atau 3.189 murid.

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved