Senin, 1 September 2025

Konflik Palestina Vs Israel

Hal Seputar Abu Obaida, Juru Bicara Brigade Al Qassam Hamas yang Kabarnya Dieksekusi Israel

Pernyataan bersama dari IDF dan badan keamanan Israel, Shin Bet mengonfirmasi kalau mereka menyerang terhadap 'tokoh utama Hamas' di Kota Gaza.

AFP/HAZEM BADER
PAJANG FOTO JUBIR - Foto dokumen yang menunjukkan para pengunjuk rasa Palestina mengibarkan bendera Islam dan memegang poster bergambar Abu Obeida (kanan), juru bicara resmi kelompok militan Palestina brigade Ezzedine al-Qassam, sayap bersenjata Hamas, saat mereka mengambil bagian dalam demonstrasi yang merupakan dukungan terhadap Gaza setelah salat Jumat di kota Hebron, Tepi Barat, pada 8 Agustus 2014. Israel menarik diri dari perundingan di Kairo mengenai perpanjangan gencatan senjata Gaza dengan Hamas setelah gencatan senjata 72 jam berakhir dan kekerasan kembali terjadi, kata para pejabat dan petugas medis. (HAZEM BADER/ AFP) 

Hal Seputar Abu Obaida Juru Bicara Brigade Al Qassam Hamas yang Kabarnya Dieksekusi Israel

TRIBUNNEWS.COM - Abu Obaida, juru bicara Brigade Izz ad-Din al-Qassam, sayap militer gerakan perlawanan Palestina, Hamas, menjadi sorotan media-media Israel.

Media massa berbahasa Ibrani pada Sabtu (30/8/2025) melaporkan kalau serangan militer Israel (IDF) di Gaza utara potensial menargetkan juru bicara Hamas yang terkenal dengan penampilan bertopengnya tersebut.

Baca juga: Petempur Brigade Qassam Coba Culik Tentara Israel dalam Serangan ke Pos  Brigade Kfir di Khan Younis

Laporan tersebut menyusul pernyataan bersama dari IDF dan badan keamanan Israel, Shin Bet yang mengonfirmasi kalau mereka telah melakukan serangan terhadap 'tokoh utama Hamas' di Kota Gaza.

Pernyataan tersebut tidak menyebutkan nama target, tetapi menyatakan kalau operasi penyerangan tersebut menggunakan “amunisi presisi, pengawasan udara, dan intelijen” untuk meminimalkan korban sipil.

Seorang pejabat senior Israel menyatakan kepada Channel 12 Israel kalau, kemungkinan besar tokoh utama Hamas tersebut tewas jika memang dia berada di lokasi.

“Jika dia ada di sana, tidak mungkin dia akan selamat dari upaya pembunuhan kali ini,” kata pejabat tersebut dikutip daro RNTV, Minggu.

IDF menambahkan, informasi awal mengenai lokasinya 'Tokoh Utama Hamas' itu diterima pada malam, dan baru pada pukul 5:30 sore sebuah peluang terbuka. 

Belum ada pernyataan resmi yang dibuat oleh gerakan Hamas.

Abu Obeida, juru bicara sayap bersenjata Hamas Brigade Ezzedine Al-Qassam, mengadakan konferensi pers di Kota Gaza  (MOHAMMED ABED / AFP)
Abu Obeida, juru bicara sayap bersenjata Hamas Brigade Ezzedine Al-Qassam, mengadakan konferensi pers di Kota Gaza (MOHAMMED ABED / AFP) (AFP/MOHAMMED ABED)

Bagian dari Propaganda dan Psy War Israel

Meski Hamas belum mengeluarkan pernyataan resmi, pasukan keamanan kelompok perlawanan Palestina Hamas telah memperingatkan publik terhadap klaim Israel tersebut.

Menurut kelompok perlawanan, rumor-rumor ini merupakan bagian dari kampanye 'Israel' yang disengaja yang dirancang untuk melayani tujuan intelijen dan psikologis.

Perlawanan tersebut memperingatkan bahwa misinformasi tersebut merupakan bagian dari upaya perang psikologis yang lebih luas yang bertujuan untuk mengacaukan moral internal dan menciptakan kebingungan di Gaza.

"Menurut kelompok perlawanan, rumor-rumor ini merupakan bagian dari kampanye 'Israel' yang disengaja yang dirancang untuk melayani tujuan intelijen dan psikologis," kata laporan RNTV.

Pernyataan tersebut menekankan, media Israel dikontrol ketat oleh militer (IDF) dan badan intelijen Israel.

Kontrol ketat ini membuat tidak ada informasi apapun yang dipublikasikan tanpa persetujuan keamanan sebelumnya.

Halaman
123
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan