Jumat, 29 Agustus 2025

Fakta Mahasiswi S2 Tewas dalam Kondisi Hamil, Dibunuh Pacar Lalu Digantung agar Dikira Bunuh Diri

LNS ditemukan di rumah R daerah Jalan Arofah II, BTN Royal, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, 25 Juli 2020.

Penulis: Ifa Nabila
Editor: Daryono
Pixabay
ILUSTRASI gantung diri. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang mahasiswi berinisial LNS (23) ditemukan tewas tergantung di rumah pacarnya, R (22).

LNS ditemukan di rumah R daerah Jalan Arofah II, BTN Royal, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, 25 Juli 2020.

Dikutip Tribunnews.com dari Kompas.com, Kini R sudah ditetapkan menjadi tersangka oleh Satreskrim Polres Kota Mataram.

Baca: Seorang IRT Tewas Tersengat Listrik di Gudang, Awalnya Pamit ke Anak Hendak Memasak

Berikut faktanya:

1. Kronologi

Peristiwa pembunuhan itu berawal pada 23 Juli 2020 sekitar pukul 17.00 WITA.

Saat itu, korban mendatangi rumah pacarnya dan mengobrol.

Keduanya mulai cekcok saat R minta izin pada korban untuk pergi ke Bali selama dua hari.

Namun izin R langsung ditolak oleh korban hingga terjadi adu mulut.

Dalam kondisi marah, korban mengancam akan bunuh diri.

Bahkan ia mengancam akan memberitahu orangtua pacarnya bahwa ia tengah hamil.

"Saat itulah terjadi adu mulut antara tersangka dan korban," ungkap Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, Jumat (14/8/2020).

"Korban sempat mengancam hendak bunuh diri menggunakan sebilah pisau dan mengancam akan memberi tahu orangtua pelaku bahwa korban hamil. Tersangka berusaha menenangkan korban," sambungnya.

Baca: Naik Pitam saat Disuruh Bersihkan Kebun, Petani Bacok Istri hingga Tewas di Depan Tiga Anaknya

2. Cekcok kedua

Setelah korban tenang, ternyata keduanya kembali cekcok karena orangtua R menelepon.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan