Senggolan Motor Berujung Maut, 2 Pemuda Berusia 21 Tahun asal Surabaya Tewas
Dua pemuda berusia 21 tahun tewas setelah terlibat kecelakaan di Jalan Raya Gedangan, Sidoarjo, Minggu (18/10/2020).
Editor:
Nanda Lusiana Saputri
TRIBUNNEWS.COM - Dua pemuda berusia 21 tahun tewas setelah terlibat kecelakaan di Jalan Raya Gedangan, Sidoarjo, Minggu (18/10/2020).
Kecelakaan maut tersebut melibatkan tiga motor, yang mengakibatkan dua orang tewas dan dua lainnya luka-luka.
Peristiwa yang terjadi pukul 03.15 WIB itu bermula saat sepeda motor Honda GL bernopol L 2166 QQ menyerempet Honda Vario bernopol L 6567 RA.
Saat itu Honda GL melaju kencang dari arah selatan, sedangkan Honda Vario melaju di jalur kiri, arah yang sama.
Pengendara Honda GL terjatuh. Sepeda motor Vario juga oleng ke kanan.
Kemudian bertenggoran dengan sepeda motor lain, yakni Honda GL bernopol L 2046 JN yang juga melaju dari Selatan. Kedua motor sama-sama terjatuh.
Baca juga: Kondisi Hanafi Rais Mulai Membaik Pasca Kecelakaan Beruntun di Tol Cipali, Sempat Jalani CT Scan
Kasat Lantas Polresta Sidoarjo, Kompol Eko Iskandar, mengatakan korban meninggal adalah pengendara GL nopol L 2166 QQ yang diketahui bernama Adam Arya Wijaya, pemusa 21 tahun asal Dupak Jaya, Surabaya.
Korban meninggal selanjutnya, pengendara Honda GL bernopol L 2064 JN bernama Alfredo, pemuda 21 tahun warga Kranggan, Bubutan, Surabaya.
"Dua korban itu mengalami luka parah," lanjut Eko Iskandar.
Sementara dua korban luka adalah pengendara Vari L 6567 RA, Mudjib Riduwan (50) warga Mulyorejo Tengah, Surabaya, dan yang dibonceng, Kusmeti Ariani, perempuan 50 tahun asal Margodadi, Surabaya.
Mendapat laporan terkait peristiwa itu, petugas unit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo langsung ke lokasi.
Baca juga: Panik Lihat Kabin Terbuka, Seorang Sopir Tewas setelah Terlindas Truk yang Dikendarainya
Para korban dievakuasi menuju rumah sakit, sementara kendaraan yang terlibat kecelakaan dibawa ke kantor polisi untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
"Petugas juga langsung melakukan olah TKP, dan memintai keterangan beberapa saksi untuk memastikan penyebab terjadinya kecelakaan," urai mantan Kasat Lantas Pasuruan tersebut.
Sementara, dari penyelidikan yang dilakukan, diduga kecelakaan maut ini terjadi akibat kurang hati-hatinya pengendara GL L 2166 QQ.
Namun, petugas masih melakukan pendalaman untuk memastikannya.
Baca juga: Tersangka Pembunuh Rangga Tewas di Sel Tahanan, Sempat Alami Sesak Napas hingga Tak Mau Makan