Kunjungi Nenek, Siswi SMP di Gunungkidul Malah Dirudapaksa Ayah Kandungnya yang Mabuk

Seorang siswi SMP di Gunungkidul menjadi korban rudapaksa yang dilakukan oleh ayah kandungnya. Peristiwa itu terjadi saat korban mengunjungi neneknya.

Editor: Nanda Lusiana Saputri
UPI.com
Ilustrasi pelecehan - Seorang siswi SMP di Gunungkidul menjadi korban rudapaksa yang dilakukan oleh ayah kandungnya. Peristiwa itu terjadi saat korban mengunjungi neneknya. 

TRIBUNNEWS.COM - Nasib malang menimpa seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Gunungkidul, Yogyakarta.

Ia menjadi korban rudapaksa yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri.

Kejadian memilukan itu terjadi saat korban mengunjungi neneknya.

Saat melancarkan aksinya, pelaku diketahui dalam pengaruh minuman keras (miras).

Kini, pelaku berinisial S itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya setelah dilaporkan ke polisi oleh mantan istrinya yang tak lain ibu korban.

S sendiri ditangkap oleh polisi pada pertengahan Desember lalu dan kini mendekam di balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Gunungkidul, Ipda Ratri Ratnawati mengungkapkan kejadian itu dilaporkan oleh mantan istri pelaku.

Baca juga: Pria di Kalsel Coba Rudapaksa Bocah, Korban Kritis Usai Dipukul Batu oleh Pelaku karena Melawan

Baca juga: Penyesalan Herry Wirawan Rudapaksa 13 Santriwati, Minta Maaf ke Korban dan Minta Pengurangan Hukuman

"Keduanya sudah bercerai, istrinya tinggal di Bantul bersama anaknya (korban), bapaknya di Semin," jelas Ratri pada wartawan, Jumat (21/01/2022).

Adapun ibu korban melaporkan kejadian tersebut pada 4 November 2021 lalu.

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh olisi dengan menangkap pelaku di wilayah Semin pada 21 Desember 2021 lalu.

Menurut Ratri, persetubuhan berlangsung dua kali dalam waktu cukup berdekatan.

Aksi dilakukan di rumah nenek korban di Semin, saat pelajar SMP tersebut tengah berkunjung.

"S dalam pengaruh minuman keras ketika melakukan dua aksinya tersebut," ungkapnya.

Ratri menyebut bahwa S sempat tidak mengakui perbuatannya tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved