Sabtu, 30 Agustus 2025

Siswa SMP Tewas saat Latihan Silat, 2 Orang jadi Tersangka, Perguruan Sebut Hukuman Tak Masuk Materi

Berikut ini kabar terbaru soal meninggalnya siswa SMP di Karanganyar saat latihan silat.

TRIBUNSOLO.COM/MARDON WIDIYANTO
(Kiri) Foto semasa hidup korban. (Kanan) Suasana rumah korban. Berikut fakta-fakta soal siswa SMP di Karanganyar tewas saat latihan silat. 

Mengutip TribunSolo.com, ia juga membenarkan bahwa lima orang yang ditahan polisi merupakan anggotanya.

Suasana rumah duka siswa SMPN 5 Karanganyar berinisial WA (14) yang minggal dunia karena dihukum oleh seniornya saat latihan silat
Suasana rumah duka siswa SMPN 5 Karanganyar berinisial WA (14) yang minggal dunia karena dihukum oleh seniornya saat latihan silat (TRIBUNSOLO.COM/MARDON WIDIYANTO)

Baca juga: Latihan Silat Berujung Maut di Karanganyar, 5 Terduga Pelaku Ditangkap, Ayah Sempat Larang Korban

"Terkait status kelima terduga pelaku itu benar anggota kami," ucap Maryadi.

Ia menambahkan, anggota baru memang wajib mencari dan membawa anggota baru lainnya.

Namun, lanjut Maryadi, tak ada sanksi atau hukuman apabila belum bisa melakukan hal tersebut.

"Ada kewajiban untuk mengajak orang baru masuk ke PN (Pagar Nusa) itu tugas anggota baru, setelah dibaiat ditugaskan itu, namun untuk pemberian hukuman itu tidak ada di AD/ART dan hukuman itu tidak ada dalam materi kita," tegas dia, Senin (27/11/2023).

Ia menegaskan, teknik pernapasan atau doweran (sikap kuda-kuda lalu ditendang atau dipukul) tak ada dalam materi latihan.

"Dalam kasus ini sudah di luar materi, karena kami tidak menggunakan teknik pernapasan atau doweran dalam latihan," kata Maryadi.

Kronologi Kejadian

Kasi Humas Polres Karanganyar, AKP Imam menceritakan, sebelum meninggal, korban lakukan latihan di halaman sebuah SD, Minggu (26/11/2023) sore.

Korban yang tak bisa membawa anggota baru pun mendapatkan hukuman doweran, yakni melakukan sikap kuda-kuda sambil mengambil napas lalu dipukul dan ditendang oleh seniornya.

"Namun, karena korban tidak mendapatkan siswa sejumlah 4 orang akhirnya siswa mendapatkan hukuman yaitu berupa (doweran) yaitu sikap kuda-kuda ambil nafas kemudian dipukul dan tendang oleh seniornya," ucap dia.

Korban pun langsung terjatuh hingga tak sadarkan diri.

"Akhirnya oleh salah satu saksi diberikan pertolongan pertama dengan memberikan air setelah diberikan air minum dan di bawa ke teras kelas."

"Namun, kondisi korban tambah parah saat dipegang tangannya terasa dingin dan detak jantung sudah tidak ada, akhirnya korban di bawa ke rumah Ruang IGD RSUD Kartini Kabupaten Karanganyar," imbuh dia.

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul BREAKING NEWS : 2 Orang Jadi Tersangka Pasca Buat Pelajar SMP Karanganyar Tewas saat Latihan Silat

(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunSolo.com, Mardon Widiyanto)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan