Senin, 1 September 2025

Kronologi Penemuan Mayat Wanita di Makassar, Dibunuh Suami 6 Tahun Lalu, Jasad Ditimbun di Rumah

Kronologi penemuan jasad wanita berinisial J yang diduga dibunuh suaminya, H, di Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulsel, Minggu (15/4/2024).

Timur-Timur.com/Muslimin Emba
Kronologi jasad wanita ditemukan disemen dalam rumah di Jl Kandea 2, Kecamatan Bontoala, Makassar, Minggu (14/4/2024) siang. 

TRIBUNNEWS.COM - Kronologi penemuan jasad wanita berinisial J di Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Mayat J ditemukan tertimbun di area rumah korban, Jalan Kandea 2, Bontoala, pada Minggu (14/4/2024) siang.

Mayat J yang tertimbun sejak 2018 atau enam tahun lalu, hanya tersisa tulang belulang.

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, mengatakan korban dibunuh oleh suaminya, H, sekitar 2018 lalu.

"Kejadiannya ini 2018. Berarti sudah enam tahun," kata Irjen Pol Andi Rian di lokasi, Minggu, dikutip Tribunnews.com dari Tribun-Timur.com.

Andi Rian menambahkan, saat ini, pelaku H telah diamankan oleh personel Satreskrim Polrestabes Makassar.

"Tersangka sudah kita amankan, dan sementara dalam pendalaman," ungkapnya.

Sementara, mayat J telah dievakuasi oleh Tim Dokpol Biddokkes Polda Sulsel ke RS Bhayangkara, Minggu siang.

Kronologi Penemuan Mayat Wanita di Makassar

Lebih lanjut, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi menjelaskan awal mula mayat J ditemukan di rumahnya.

Andi Rian mengatakan, kasus ini terungkap setelah anak korban inisial F (17) melapor ke Polrestabes Makassar, Sabtu (13/4/2024).

F melapor ke polisi setelah mengaku mendapat tindakan kekerasan atau dianiaya, ayahnya H.

Baca juga: 5 Fakta Pria Tewas dalam Freezer Mobil Es Krim, Diduga Terkunci, Jasad Ditemukan Tertelungkup

Berdasarkan interogasi penyidik, akhirnya terungkap, H telah membunuh istrinya J pada 2018 lalu.

Suami Bangun Opini Istri Kabur dari Rumah

Namun, pembunuhan tersebut belum terungkap, karena H membangun alibi bahwa J kabur dari rumah dengan pria lain.

Polisi pun terus mendalami keterangan dari F.

"Kemudian pada saat didalami oleh penyidik, dilakukan interogasi, selain keterangan dia dianiaya oleh ayahnya dia juga menceritakan bahwa ibunya bukan lari (dengan pria lain) karena selama ini informasi setelah kita dalami istrinya katanya lari dengan laki-laki lain," ungkap Andi Rian.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan