Jumat, 29 Agustus 2025

Kecelakaan Maut di Subang

Selamat dari Kecelakaan Maut, Guru SMK Lingga Kencana Ungkap yang Dilakukan Kru Bus saat Istirahat

Ia tidak mengetahui mobil mengalami kendala apa, cuma saat istirahat terlihat kondektur memperbaiki mobil, diduga ada kerusakan.

Tribun Jabar
Seorang guru pendamping SMK Lingga Kencana Adewiah menuturkan kesaksiannya jelang kecelakaan bus terjadi. Ia merupakan korban selamat dalam peristiwa kecelakaan maut bus pariwisata Putera Fajar, di Ciater, Subang, Jawa Barat, Sabtu (11/5/2024). 

TRIBUNNEWS.COM, SUBANG - Seorang guru pendamping SMK Lingga Kencana Adewiah menuturkan kesaksiannya jelang kecelakaan bus terjadi.

Adewiah merupakan korban selamat dalam peristiwa kecelakaan maut bus pariwisata Putera Fajar, di Ciater, Subang, Jawa Barat, Sabtu (11/5/2024).

Menurut Adewiah, selama dalam perjalanan dari Cihampelas ke Ciater hingga Magrib kondisi bus masih normal.

Ia tidak mengetahui mobil mengalami kendala apa, cuma saat istirahat terlihat kondektur memperbaiki mobil, diduga ada kerusakan.

Namun, menurutnya, ada sejumlah siswa yang melihat kru bus termasuk kondektur memperbaiki mobil tersebut. "Diduga remnya blong," katanya.

"Namun setelah melanjutkan perjalanan setelah makan di RM Bang Jun dan sholat Magrib, tiba-tiba sekitar 5 menit perjalanan, bus langsung oleng dan menabrak mobil Feroza serta 3 motor sebelum akhirnya terguling," ujar Adewiah, Minggu (12/5/2024) dini hari saat ditemui di Puskesmas Palasari.

Adewiah mengatakan, saat mobil tersebut oleng di turunan, anak-anak langsung panik.

"Saat mobil oleng dan menabrak Feroza anak-anak langsung menjerit sambil mengucapkan takbir, Allahuakbar, Allahuakbar. Hingga akhirnya mobil terguling, dan saya sudah tak tahu apa-apa lagi," ucapnya.

Adewiah mengungkapkan, rombongan pelajar kelas XII SMK Lingga Kencana Depok semuanya berjumlah 3 bus.

Mereka berangkat dari Depok pada hari Jumat.

"Kami rombongan semuanya 3 bus, pada saat berangkat sempat berwisata dulu ke Tangkuban Parahu, kemudian langsung ke Bandung untuk merayakan perpisahan kelas XII di Hotel Nalendra Cihampelas," jelasnya.

Adapun jumlah siswa yang ada di Bus Pariwisata Putera Fajar nahas tersebut berjumlah 53 siswa, guru pendamping 3 orang dan crew bus 4 orang. Totalnya 60 orang dalam bus tersebut.

"Siswa kami yang meninggal semuanya berjumlah 9 orang dan 1 orang guru," ucapnya.

11 Orang meninggal dunia

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Akhmad Wiyagus mengatakan ada 11 korban tewas dari kecelakaan maut yang terjadi pada rombongan siswa SMK Lingga Kencana Depok.

Halaman
12
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan