Jumat, 29 Agustus 2025

Lansia Ditemukan Tewas Membusuk di Kudus, sang Anak Asyik Main HP di Samping Jasad Ibunya

Lansia ditemukan tewas di Kudus, sementara anaknya asyik bermain handphone di samping jasad ibunya.

ThinkStock via Kompas
Ilustrasi tewas -- Lansia ditemukan tewas di Kudus, sementara anaknya asyik bermain handphone di samping jasad ibunya. 

TRIBUNNEWS.COM - Warga Dukuh Bagusan RT 06 RW 02, Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, digegerkan oleh penemuan jasad seorang lansia berinisial SS (66) yang ditemukan bersimbah darah di kamar rumahnya.

Penemuan ini terungkap setelah warga mencium bau busuk saat melaksanakan kerja bakti pada Minggu (10/11/2024) pagi.

Jasad SS ditemukan pertama kali oleh putra keduanya, YA, pada Senin (11/11/2024) sore, sekira pukul 16:30 WIB.

YA datang bersama anaknya untuk mengantarkan makanan ke rumah ibunya.

Saat memasuki rumah dengan kunci cadangan, YA mendapati adiknya, HG (29), sedang bermain handphone di dalam kamar, sedangkan ibunya tergeletak di lantai.

Ketua RT setempat, Abdul Rozak, menjelaskan, sebelum penemuan jasad, warga sempat mencium bau menyengat saat kerja bakti.

Waktu itu warga sama sekali tidak menaruh curiga apapun atas bau menyengat tersebut..

Bau tak sedap ini baru terungkap Senin sore, sebagai sumber dari jasad SS yang diperkirakan sudah meninggal 2 hingga 3 hari.

"Awalnya warga tidak curiga, meskipun sempat itu ada yang mencium bau ketika kerja bakti dekat rumah Bu Sri."

"Tahu-tahu kemarin sore, bau yang dicium adalah jenazah," terangnya kepada Tribunjateng.com, Selasa (12/11/2024).

Setelah laporan dari YA, Abdul Rozak bersama Bhabinkamtibmas dan tenaga medis mengecek kondisi SS.

Baca juga: Kronologis Ayah di Kudus Jateng Bunuh Anak Kandung: Korban Pukul Ibunya dan Tuntut Bagi Warisan

Hasilnya, SS dinyatakan meninggal dengan kondisi bersimbah darah di bagian kepala.

Sementara itu, HG terlihat tidak panik dan tetap bermain handphone.

Autopsi dan Penyebab Kematian

Jasad SS dibawa ke RSUD Loekmono Hadi Kudus untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab kematian.

Kasat Reskrim Polres Kudus, AKP Danail Arifin, menyatakan penyelidikan masih berlangsung.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan