Minggu, 31 Agustus 2025

Bripda Faras Dapat Kenaikan Pangkat dari Kapolri, Tewas saat Tangkap Bandar Narkoba di Lahat Sumsel

Bripda Faras Nabhan Atallah, anggota Polres Lahat gugur saat menangkap bandar narkoba. Ia mendapat kenaikan pangkat dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit

Penulis: Faisal Mohay
Tribunsumsel.com/ Rachmad Kurniawan
Bripda Faras Nabhan Atallah naik pangkat jadi Briptu Anumerta, setelah tewas diserang bandar narkoba. 

TRIBUNNEWS.COM - Anggota Satresnarkoba Polres Lahat, Sumatra Selatan bernama Bripda Faras Nabhan Atallah gugur saat bertugas menangkap bandar narkoba pada Rabu (22/1/2025) dini hari.

Jenazah diantarkan menuju rumah duka menggunakan mobil ambulans RSUD Pagar Alam, diiringi oleh Kapolres Lahat, AKBP God Parlarso Sinsitar Sinaga.

Prosesi pemakaman telah dilakukan di Palembang, Sumatra Selatan sekitar pukul 16.35 WIB.

Kapolres Lahat, AKBP God Parlarso, membacakan penghormatan terakhir untuk Bripda Faras Nabhan Attallah saat prosesi pemakaman.

Polisi kelahiran tahun 2002 tersebut mendapat kenaikan pangkat dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas jasanya memerangi peredaran narkoba.

Kenaikan pangkat ini tertuang dalam Keputusan Kapolri Nomor Kep : 152/I/2025 tentang Kenaikan Pangkat Luar Biasa.

"Iya benar, Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta (KPLBA) diberikan melalui keputusan Kapolri," ucapnya.

Prosesi pemakaman diiringi tembakan salvo sebagai penghormatan terakhir dari kepolisian.

Diketahui, Bripda Faras dilantik menjadi polisi pada  21 Desember 2022.

Awalnya Bripda Faras ditugaskan di Polda Sumsel kemudian dipindahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Lahat pada Maret 2024.

Selama bertugas, Bripda Faras dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dan pemberani.

Baca juga: Pesan Terakhir Bripda Faras kepada Kekasihnya Sebelum Tewas Ditusuk Bandar Narkoba

Kematian Bripda Faras meninggalkan luka yang mendalam bagi keluarga, terlebih ayahnya seorang anggota polisi.

Ayah korban, Kompol Ahmad Fauzie terlihat memasangkan topi baret merah dan tanda kehormatan kepada jenazah saat prosesi pemakaman.

“Anak saya adalah pahlawan, ia telah melakukan tugasnya dengan penuh dedikasi, meski harus mengorbankan nyawanya,” ujar Kompol Ahmad Fauzi.

Kompol Ahmad Fauzie yang bertugas sebagai Kepala Bagian Logistik Polres Ogan Ilir masih tak menyangka anaknya tewas ditikam.

Sosok Bripda Faras

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan