Kronologi Penipuan 'Petugas Taspen' Gadungan Curi Uang Pensiunan PNS: Bermula dari Sebuah Telepon
Berikut kronologi penipuan yang dialami seorang pensiunan PNS di Magetan, Jawa Timur, bernama Sunarti.
Penulis:
Malvyandie Haryadi
TRIBUNNEWS.COM, MAGETAN - Berikut kronologi penipuan yang dialami seorang pensiunan PNS di Magetan, Jawa Timur, bernama Sunarti.
Gara-gara penipuan berkedok pembaruan data dari pihak PT Taspen, Sunarti pun kehilangan uang hingga ratusan juta.
Penipuan ini bermula dari sebuah panggilan telepon yang mengaku sebagai petugas PT Taspen yang ingin melakukan pembaruan data.
Sunarti ketika itu tanpa curiga langsung memberikan segala informasi pribadinya.
"Tanpa curiga, saya mengikuti instruksi tersebut. Saya tidak sadar sudah memberikan data pribadi," tutur Sunarti, Rabu (2/4/2024).
Tak butuh waktu lama, saldo rekening Sunarti di Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebesar Rp 105 juta terkuras habis, tanpa sisa, setelah mengikuti instruksi dari penelpon.
“Saya panik, lalu segera melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib serta menghubungi pihak bank untuk meminta pemblokiran rekening,” pungkasnya.
Hingga kini, belum diketahui perkembangan lebih lanjut mengenai langkah yang diambil pihak bank atau kepolisian dalam menyelidiki kasus ini.
Modus penipuan lewat telepon
Kejadian yang dialami Sunarti harus menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus penipuan melalui telepon, supaya tidak mudah mengungkapkan informasi pribadi kepada pihak yang tidak dikenal dapat berujung pada kerugian besar.
Hal ini juga menyoroti pentingnya perlindungan data nasabah serta langkah preventif dari perbankan guna mencegah kasus serupa di masa mendatang.
Kasus penipuan lewat telepon semakin marak dengan berbagai modus yang semakin canggih.
Banyak orang menerima panggilan dari nomor tak dikenal yang mengaku sebagai pihak bank, layanan pelanggan, atau institusi resmi.
Dengan trik meyakinkan, pelaku mencoba menggiring korban untuk memberikan data pribadi atau melakukan transaksi yang merugikan.
Fenomena ini dikenal sebagai vishing atau voice phishing, yaitu teknik penipuan yang memanfaatkan telepon untuk mencuri informasi sensitif.
Tebang Pohon di Sekolah Secara Sepihak, Ratusan Siswa SMA di Situbondo Demo, Tuntut Kepsek Mundur |
![]() |
---|
Respons KLB Campak di Sumenep: 70 Ribu Anak Bakal Divaksin Massal Selama Tiga Minggu |
![]() |
---|
Sambangi Pondok Pesantren di Jawa Timur, Kakorlantas Dampingi Kapolri Minta Doa untuk Bangsa |
![]() |
---|
17 Anak di Sumenep Madura Meninggal Akibat Campak, Simak dan Kenali Penyakit Campak |
![]() |
---|
Baliho Desa Maling di Pamekasan Viral, 2 Pelaku Pencurian Emas dan Motor Ditangkap di Surabaya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.