Jumat, 29 Agustus 2025

Iming-iming Kurikulum Cambridge, Wali Murid Laporkan Sekolah Swasta di Bekasi, Biaya Masuk Rp23 Juta

Sekolah swasta di Bekasi dilaporkan ke polisi oleh wali murid imbas banyaknya program dengan biaya mahal yang tak terealisasi, Minggu (15/6/2025).

TRIBUN BEKASI/RENDY RUTAMA PUTRA
DUGAAN SEKOLAH BODONG - Puluhan orangtua siswa saat berkumpul mencari solusi terhadap realisasi janji-janji sekolah swasta di Jalan Baru Perjuangan RT 04 RW 11 Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi pada Sabtu (14/6/2025). 

Salah satunya, jika orangtua ingin mengganti jadwal pengambilan rapor, mereka dikenakan biaya Rp250 ribu dengan alasan untuk layanan konseling.

"Terus kami juga kalau mau ngambil raport dan kalau kami mau ganti jadwal harus bayar juga harganya Rp250 ribu hitungannya biaya konseling," ujarnya.

Silvia menyebutkan bahwa biaya masuk sekolah mencapai Rp23 juta, belum termasuk iuran bulanan sekitar Rp2 juta. 

Ia merasa kecewa karena dana sebesar itu tidak sebanding dengan layanan dan program yang dijanjikan.

"Pendaftaran sekira Rp 23 juta tapi di luar uang bulanan, jadi Rp 23 juta itu termasuk activity fee sama uang bulanan sekolah selama tiga bulan, tapi bulanan ke empat kami bayar lagi kurang lebih Rp 2 juta per bulan, makanya dengan biaya yang menurut saya mahal itu kami kecewa karena tidak sesuai dengan apa yang kami harapkan," lanjutnya.

Baca juga: Sekolah Swasta Gratis Mungkin Diterapkan Tahun 2026, Terutama SD dan SMP

Kekecewaan serupa diungkapkan oleh Benny Sugeng Waluyo (42), orangtua dari anak berkebutuhan khusus (ABK) yang semula tertarik menyekolahkan anaknya di sana karena adanya program inklusi dan dukungan psikolog. 

Namun, ia mengaku tidak melihat realisasi dari layanan tersebut selama anaknya belajar di sana.

"Tapi selama anak kami sekolah di sini realisasi itu tidak ada," kata Sugeng, Minggu (15/6/2025).

Benny pun merasa upayanya untuk memberikan pendidikan terbaik menjadi sia-sia dan memutuskan untuk ikut melaporkan pihak sekolah ke polisi.

"Kecewa sangat, masalahnya anak berkebutuhan khusus ini kan berbeda, kami sebagai orangtua kan harus ekstra tapi ternyata ekstra yang kami berikan itu tidak sesuai dengan kenyataan dan itu membuat kami kecewa, sekarang  kami melaporkan pihak sekolah ke polisi," tutupnya. 

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunbekasi.com dengan judul Puluhan Orangtua Murid Diduga Ditipu Pengelola Sekolah Mewah di Bekasi Hingga Rugi Ratusan Juta.

(Tribunnews/Isti Prasetya, TribunBekasi.com/Rendy Rutama) 

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan