Polemik Fatwa Haram Sound Horeg: MUI Klaim Masih Dikaji, Wagub Jatim Ingin Bertanya ke Pelaku
Berikut respons MUI Jawa Timur dan Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak soal fatwa haram fenomena sound horeg.
Penulis:
Faryyanida Putwiliani
Editor:
Whiesa Daniswara
TRIBUNNEWS.COM - Fenomena sound horeg kini tengah jadi sorotan publik setelah sejumlah ulama di Pasuruan, Jawa Timur mengumumkan fatwa haram atas sound horeg karena dinilai mengganggu masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris MUI Jatim, KH Hasan Ubaidillah mengaku MUI Jawa Timur masih akan mendiskusikan haram tidaknya sound horeg ini dengan Komisi Fatwa.
Meski demikian, Hasan menyebut sebelumnya Ketua Komisi Fatwa sudah memberikan beberapa statement terkait fenomena sound horeg ini.
Komisi Fatwa menilai bahwa sound horeg ini lebih banyak pada hal yang merugikan dibanding kebermanfaatannya.
"Masih melakukan proses pengkajian, terutama oleh lembaga pengkajian, sekaligus nanti akan dirapatkan oleh Komisi Fatwa."
"Akan tetapi ada beberapa statement yang sudah dirilis oleh Ketua Komisi Fatwa bahwa itu lebih banyak unsur mudharatnya," kata Hasan dilansir Kompas TV, Kamis (10/7/2025).
Lebih lanjut Hasan menilai, masalah sound horeg ini harus ditelaah lebih jauh, terutama terkait tujuannya.
Jika memang hanya berakibat pada terganggunya kenyamanan masyarakat dan ketertiban umum, maka sound horeg ini tak dapat dibenarkan.
"Memang ketika kita melihat persoalan, apalagi yang terjadi di masyarakat, tentu kita harus cermat dalam memahami hal itu."
"Apa sih tujuannya sound horeg itu? Kalau tujuannya hanya berhura-hura, berpesta pora, dan itu hanya mengganggu kenyamanan, ketertiban umum dan tentu mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, ini tidak bisa dibenarkan," jelasnya.
Baca juga: Mengapa Sound Horeg Difatwakan Haram oleh Ulama di Pasuruan?
Emil Dardak Ingin Tanya Langsung ke Pelaku Sound Horeg
Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak ikut merespons soal polemik fatwa haram sound horeg.
Emil mengaku Pemprov Jatim akan berkonsultasi dengan pihak kepolisian terkait hal ini.
Selain itu, Emil juga ingin menanyakan langsung soal masalah sound horeg kepada para pelakunya.
"Jadi kepolisian juga punya kompetensi dan juga pemahaman yang sangat baik, kita berkonsultasi, Pemprov, kita juga ingin bertanya ke pelakunya," ungkap Emil.
Sebelumnya, Emil juga telah mendengar aspirasi masyarakat mengenai sound horeg ini.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.