Minggu, 31 Agustus 2025

Kapal Tenggelam di Selat Bali

8 Hari Pencarian Korban KMP Tunu Pratama Jaya, 12 Jenazah Ditemukan, 23 Masih Dicari, 30 Selamat

Dengan ditemukannya dua jenazah itu, kini total ada 12 korban meninggal dunia akibat tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya.

Penulis: Rifqah
Istimewa via Surya.co.id
KAPAL TENGGELAM DI SELAT BALI - Foto memperlihatkan KMP Tunu Pratama Jaya saat bersandar. KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali, Rabu (2/7/2025) malam, saat berlayar menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali, dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Dengan ditemukannya dua jenazah itu, kini total ada 12 korban meninggal dunia akibat tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. 

TRIBUNNEWS.COM - Tim SAR gabungan masih terus melanjutkan pencarian para korban tenggelam Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali.

Pencarian tersebut sudah dilakukan sejak Rabu (2/7/2025) lalu saat kapal karam, sehingga pada Rabu ini, terhitung sudah delapan hari Tim SAR melakukan evakuasi korban.

Terbaru, Tim SAR berhasil mengevakuasi dua jenazah di perairan Selat Bali.

Deputi Operasi SAR Basarnas, R. Eko Suyatno selaku SMC, menyampaikan bahwa jenazah pertama ditemukan nelayan di sekitar Pantai Pebuahan, pada pukul 07.00 WITA dan jenazah kedua ditemukan di sekitar pantai Pengambengan, pada pukul 08.30 WITA.

Setelah berhasil dievakuasi ke darat, kedua jenazah kemudian dibawa ke RSUD Negara, lalu dibawa ke RSUD Blambangan guna dilakukan proses identifikasi oleh tim DVI Polri.

Dengan ditemukannya dua jenazah itu, kini total ada 12 korban meninggal dunia akibat tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya.

Sementara itu, masih ada sekitar 23 korban dalam pencarian dan 30 orang diketahui ditemukan selamat.

Nama-nama Korban Jiwa

Berikut adalah daftar 12 korban meninggal dunia, dikutip dari Tribun-Bali.com:

  1. Anang Suryono (Probolinggo)
  2. Eko Sastriyo (Banyuwangi)
  3. Elok Rumantini (Banyuwangi)
  4. Cahyani (Banyuwangi)
  5. Fitri April Lestari (Banyuwangi)
  6. Afnan A mustofa umr 3 thn (Banyuwangi)
  7. I Kadek Oka (Klungkung, Bali)
  8. Daniar Nadief Insaqi (Banyuwangi) (tidak masuk manifes)
  9. Muhammad Aris Setiawan (Blitar)
  10. Ridho Anggoro
  11. Masih diidentifikasi
  12. Masih diidentifikasi

Pada hari kedelapan pencarian ini, baik SRU udara, SRU laut, dan SRU darat kembali memfokuskan upayanya di sektor selatan. 

Sementara itu, SRU under water akan kembali berupaya mengambil data bawah air.

Baca juga: 2 Jenazah yang Diduga Korban KMP Tunu Pratama Jaya Ditemukan Mengapung di Laut Jembrana

KRI Pulau Fanildo 732 kembali melakukan pengambilan data objek, melalui proses side scan sonar dari sisi selatan ke utara. 

Hal ini dilakukan karena arus bawah air dominan dari arah selatan dan utara.

Ketua KNKT, Soejanto Tjahjono mengatakan, KN Masalembo dari Distrik Navigasi Kelas I Surabaya telah bergabung dalam operasi.

Mereka akan menurunkan Remote Operation Vehicle (ROV) milik KNKT untuk melakukan upaya deteksi bawah air.

Soejanto juga menjelaskan, kendala utama yang dihadapi tim SAR gabungan saat ini adalah kondisi cuaca yang tidak bersahabat. 

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan